Kediri, LINGKARWILIS.COM β Dalam tiga tahun terakhir, perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, telah menjadi lokasi empat kecelakaan.
Seorang warga setempat yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa tiga kecelakaan sebelumnya melibatkan sepeda motor, dengan korban yang mengalami luka berat hingga meninggal dunia. Kecelakaan truk yang terjadi baru-baru ini merupakan yang pertama di perlintasan tersebut.
“Sebelumnya ada tiga sepeda motor yang tertabrak. Ada yang meninggal dunia, ada juga yang mengalami cacat akibat patah kaki. Perlintasan ini memang tidak memiliki palang pintu atau penjaga, sehingga pengendara sering tidak memperhatikan arah sebelum melintas,” ujarnya, Senin (10/3/2025).
Baca juga :Β BPBD Kabupaten Kediri Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem di Musim Peralihan
Ia juga menambahkan bahwa sebelum insiden tabrakan truk terjadi, sudah ada warga yang mencoba memperingatkan pengemudi agar tidak melintas karena ada kereta yang akan lewat. Namun, peringatan tersebut diabaikan hingga akhirnya kecelakaan tidak bisa dihindari.
Warga berharap adanya palang pintu dan petugas penjaga di perlintasan untuk mengurangi risiko kecelakaan di masa mendatang.
“Mayoritas kecelakaan terjadi karena pengendara tidak melihat kanan dan kiri sebelum melintas. Jika ada palang pintu dan penjaga, risiko kecelakaan bisa ditekan,” tambah pria yang dikenal bertubuh jangkung tersebut.
Baca juga :Β Pimpin Apel Pagi, Wali Kota Kediri Mbak Vinanda Beri Arahan Kepada Jajaran, Ini Infonya
Kecelakaan yang berulang kali terjadi di perlintasan ini menunjukkan perlunya perhatian dari pihak terkait untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan di sekitar jalur rel.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





