KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Kota Kediri dikemas melalui Festival Semarak Budaya Islam yang digelar Himpunan Daiyah dan Majelis Taklim (HIDMAT) Muslimat NU Kota Kediri, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Masjid Setono Gedong tersebut diisi berbagai kegiatan, di antaranya Lomba Rebana yang diikuti 40 peserta serta Lomba Daiyah dengan 22 peserta dari kalangan ibu-ibu majelis taklim.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Wali turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk kembali mengenang sekaligus menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Rasanya senang sekali bisa hadir di sini di tengah-tengah ibu-ibu Muslimat yang cantik-cantik, kemudian bisa hadir juga di tengah-tengah para peserta lomba. Karena acara ini bukan sekadar kita memeriahkan Maulid Nabi, tetapi di sini bisa menjadi wadah kita bersama untuk mengingat kembali kehadiran Rasulullah SAW,” tutur Mbak Wali.
Baca juga : Rasya Dikukuhkan Jadi Paskibraka Kabupaten Kediri Tanpa Kehadiran Orang Tua
Menurutnya, Rasulullah SAW telah mengajarkan berbagai nilai luhur yang tetap relevan diterapkan hingga saat ini. Nilai tersebut antara lain kasih sayang, kesabaran, kegigihan, serta rasa tanggung jawab.
Mbak Wali menilai nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai aktivitas positif, termasuk kegiatan dakwah dan seni rebana yang menjadi bagian dari Festival Semarak Budaya Islam.
Selain rangkaian kegiatan keagamaan, festival tersebut juga menghadirkan bazar UMKM yang diikuti pelaku usaha dari Kota Kediri.
“Saya lihat dari tadi sudah persiapan, sudah cantik-cantik, kemudian ada acara bazar UMKM juga. Dan inilah yang menurut saya menjadi kekuatan dari pekan budaya Islam. Nilai-nilai keagamaan ini bukan hanya disampaikan, tetapi dalam acara ini betul-betul bisa diwujudkan,” ujarnya.
Baca juga : DPRD Kabupaten Kediri Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Ia berharap semangat memperingati Maulid Nabi tidak hanya dirasakan selama festival berlangsung. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah diharapkan dapat terus diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Mbak Wali juga memberikan apresiasi kepada HIDMAT dan PC Muslimat NU Kota Kediri yang dinilai konsisten menyediakan ruang bagi para perempuan, khususnya anggota Muslimat, untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kemandirian.
Salah satu bentuk pemberdayaan tersebut diwujudkan melalui kehadiran pelaku UMKM dalam bazar Festival Semarak Budaya Islam.
“Tentunya pada kesempatan hari ini saya ingin menyampaikan apresiasi kepada HIDMAT dan PC Muslimat Kota Kediri yang terus konsisten memberikan ruang bagi ibu-ibu Muslimat untuk berkembang, termasuk melalui pemberdayaan UMKM,” ungkapnya.
Mbak Wali berharap kegiatan bazar dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha lokal sehingga UMKM Kota Kediri semakin maju dan mampu naik kelas.
Ia pun mengajak masyarakat yang hadir untuk ikut mendukung keberlangsungan usaha lokal dengan membeli produk-produk UMKM yang dipasarkan dalam kegiatan tersebut.
“Semoga melalui bazar UMKM ini UMKM yang ada di Kota Kediri bisa terus naik kelas. Untuk itu, jangan lupa ibu-ibu nanti untuk membeli produknya,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin juga turut hadir dan memberikan tausiyah kepada peserta serta tamu undangan.
Festival Semarak Budaya Islam diharapkan tidak hanya menjadi sarana memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi wadah memperkuat nilai keagamaan, mempererat kebersamaan, mendorong pemberdayaan perempuan, sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM di Kota Kediri.***
Reporter : Ely Burhan
Editor : Hadiyin


