KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Pelaksanaan Mujahadah Qubro di Pondok Pesantren Kedunglo, Kota Kediri, memasuki hari ketiga dengan lonjakan jumlah jamaah yang signifikan. Ribuan peserta dari berbagai daerah memadati kawasan pesantren sejak Sabtu sore hingga malam (10/1/2026), menyebabkan sejumlah titik di sekitar lokasi hingga Jalan KH Wahid Hasyim dipenuhi jamaah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, jamaah terlihat memenuhi tenda utama hingga lorong-lorong pesantren. Kepadatan bahkan meluas ke area luar tenda, dengan sebagian jamaah membawa alas duduk dan perlengkapan ibadah pribadi untuk mengikuti rangkaian mujahadah yang berlangsung cukup lama. Meski jumlah peserta sangat besar, suasana tetap berlangsung khidmat dengan lantunan doa dan dzikir yang menggema.
Membludaknya jamaah tersebut mendapat perhatian langsung dari Camat Mojoroto, Abdul Rahman, SH, M.Si. Ia turun langsung ke lokasi bersama jajaran staf Kecamatan Mojoroto untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Alhamdulillah, Mujahadah Qubro malam ini berlangsung dengan aman dan kondusif. Kami bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta jamaah merasa aman dan nyaman,” ujar Abdul Rahman di sela-sela peninjauan.
Baca juga : Jelang Hadapi Arema FC, Skuad Persik Kediri Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga di Stadion Kanjuruhan
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, relawan, serta masyarakat sekitar yang turut berperan aktif dalam membantu pengaturan jamaah dan aktivitas di sekitar pesantren.
“Antusiasme jamaah sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan seperti Mujahadah Qubro memiliki kekuatan spiritual yang besar sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Salah satu jamaah asal Kabupaten Nganjuk, Ahmad (43), mengaku sengaja datang lebih awal untuk mendapatkan tempat di dalam tenda utama. Ia menyebut kepadatan jamaah pada hari ketiga terasa lebih tinggi dibanding hari sebelumnya.
“Hari ini memang jauh lebih padat, tapi suasananya tetap tertib dan sangat khusyuk,” ujarnya.
Baca juga : Awal 2026, Harga Durian di Kediri Masih Tinggi karena Panen Raya Belum Datang
Lonjakan jamaah pada hari ketiga ini kembali menegaskan bahwa Mujahadah Qubro Pondok Pesantren Kedunglo merupakan salah satu agenda keagamaan terbesar di Kediri yang selalu menarik perhatian umat dari berbagai daerah setiap tahunnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin






