Hujan Deras Picu Longsor di Ngrayun, Dinding Rumah Warga Jebol

Hujan Deras Picu Longsor di Ngrayun, Dinding Rumah Warga Jebol
Kondisi rumah milik Sanijo yang rusak diterjang longsor (Sony)

PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ponorogo. Kali ini, tebing di atas rumah warga di Dukuh Purworejo, Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, ambrol setelah diguyur hujan dengan durasi cukup lama.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo, Masun, menjelaskan longsor terjadi pada Selasa malam (24/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang namun berlangsung lama membuat kondisi tanah menjadi labil.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Akibat hujan dengan durasi panjang, tanah menjadi gembur dan tebing di atas rumah warga longsor,” ungkap Masun.

Longsoran tersebut menimpa rumah milik Sanijo. Dinding ruang utama dilaporkan jebol akibat terjangan material tanah. Selain itu, akses jalan menuju rumah korban juga ikut ambrol.

Baca juga : Dinkes Kediri Fokus Tangani Stunting dan Wasting di Tiga Kecamatan

Data BPBD mencatat, terdapat dua kepala keluarga dengan total lima jiwa yang terdampak, yakni Sanijo dan Yainah, serta Wijiono, Katinem, dan Eka Aprilia.

Meski material longsor belum sepenuhnya dibersihkan, tim BPBD telah turun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna penanganan lanjutan.

“Statusnya tidak darurat, namun tetap kami lakukan penanganan awal dan koordinasi,” imbuhnya.

BPBD juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak bagi korban, antara lain sembako, perlengkapan keluarga, peralatan masak, paket kebersihan, terpal, makanan siap saji, hingga selimut. Bantuan logistik disebut telah disalurkan kepada warga terdampak.

Baca juga : OPM Pemkot Kediri Diserbu Warga, Tekan Harga Pangan hingga 13 Maret 2026

Masun menambahkan, Kecamatan Ngrayun memang termasuk wilayah rawan longsor, terutama saat curah hujan tinggi dan berlangsung dalam durasi lama.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *