Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri memaksimalkan upaya penanggulangan stunting dan wasting dalam rangkaian kegiatan TMMD ke-127 yang digelar di Desa Gadungan. Intervensi difokuskan di tiga kecamatan, yakni Puncu, Kandangan, dan Kepung.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Achmad Khatib, menyampaikan bahwa penetapan 300 penerima bantuan dalam kegiatan tersebut turut mempertimbangkan keluarga yang berisiko mengalami stunting dan wasting, khususnya yang memiliki balita serta ibu hamil.
“Penanganan stunting dan wasting menjadi prioritas. Kami melakukan intervensi secara komprehensif, mulai dari pemantauan pertumbuhan balita, pemberian makanan tambahan, hingga edukasi gizi kepada keluarga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang, sementara wasting berkaitan dengan kondisi kekurangan gizi akut. Kedua persoalan itu memerlukan respons cepat dan berkelanjutan agar tidak berdampak pada kualitas generasi mendatang.
Baca juga : Kapolres Kediri Kota Imbau Warga Tidak Gunakan Sound Horeg Saat Ronda Sahur
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor melalui program TMMD menjadi peluang strategis untuk memperkuat edukasi kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi lewat gerakan Geyatri.
“Kami menargetkan zero growth stunting atau tidak ada penambahan kasus baru. Dengan sinergi TNI, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat, langkah ini bisa berjalan lebih efektif,” katanya.
Di sisi lain, Pasi Ter Kodim 0809/Kediri, Kapten Inf Arif Wahyudi, menyebut pembangunan infrastruktur dalam TMMD turut mendukung peningkatan akses layanan kesehatan masyarakat.
“Perbaikan jalan memudahkan warga menjangkau puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Ini menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap integrasi antara pembangunan fisik dan program intervensi kesehatan tersebut mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat desa.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





