JPU Ungkap Alasan Tuntutan Hukuman Mati untuk Yusa dalam Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Ngancar

JPU Ungkap Alasan Tuntutan Hukuman Mati untuk Yusa dalam Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Ngancar
terdakwa Yusa Cahyo Utomo usai mengikuti sidang agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri (rizky)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri menuntut pidana mati terhadap Yusa Cahyo Utomo, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar.

Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri pada Kamis (3/7/2025) dengan agenda pembacaan tuntutan. JPU menyatakan Yusa terbukti melakukan pembunuhan berencana sesuai dengan Pasal 340 KUHP.

“Jaksa menuntut terdakwa dengan hukuman mati sebagaimana dakwaan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana,” ujar Iwan Nuzuardhi, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Kediri.

Baca juga : Bupati Kediri, Mas Dhito, Pastikan Pembangunan Stadion Gelora Dhaha Jayati Rampung Akhir 2027

Menurut Iwan, alasan pemberian tuntutan pidana mati karena tindakan Yusa dinilai sangat keji dan tidak manusiawi, lantaran menewaskan tiga anggota keluarganya sendiri. Selain korban jiwa, satu anak korban yang juga keponakan terdakwa selamat dari upaya pembunuhan, namun mengalami luka berat serta trauma mendalam.

“Perbuatannya sangat sadis. Korbannya adalah kakak kandung, ipar, dan keponakan sendiri. Satu anak selamat, tapi luka berat dan sangat trauma,” tegas Iwan.

Seperti diketahui, tragedi berdarah itu terjadi pada Rabu dini hari, 4 Desember 2024. Tiga korban tewas dalam insiden tersebut adalah Kristina (kakak kandung Yusa), suaminya Agus Komarudin, serta anak pertama mereka CAW. Sementara anak kedua Kristina, S, selamat meski mengalami luka serius dan sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kasus ini menarik perhatian publik karena pelaku adalah anggota keluarga dekat, dan aksi dilakukan secara terencana di tengah malam saat para korban tertidur.***

Reporter: Rizky Rusdiyanto 

Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D