Tulungagung, LINGKARWILIS.COM — Jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pantai Selatan Tulungagung selama libur Hari Raya Idulfitri 2026 mengalami peningkatan signifikan. Tercatat, puluhan ribu pengunjung memadati sejumlah destinasi wisata pantai di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung, Ardian Candra, menyampaikan bahwa terjadi kenaikan kunjungan wisatawan sekitar 16 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah wisatawan pada libur Lebaran 2025 tercatat sekitar 19 ribu orang. Sementara pada Lebaran 2026, angka tersebut meningkat menjadi 26 ribu wisatawan, atau bertambah sekitar 7 ribu pengunjung.
“Pada Lebaran 2025 jumlah kunjungan mencapai 19 ribu wisatawan, sedangkan tahun 2026 meningkat menjadi 26 ribu. Artinya ada kenaikan sekitar 16 persen atau bertambah 7 ribu pengunjung,” jelasnya, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, dari sejumlah destinasi yang ada, dua pantai menjadi tujuan utama wisatawan, yakni Pantai Gemah dan Pantai Lumbung.
Pantai Gemah tercatat sebagai destinasi dengan jumlah kunjungan tertinggi, mencapai sekitar 9 ribu wisatawan selama periode libur Lebaran 2026. Sementara itu, Pantai Lumbung berada di posisi kedua dengan jumlah pengunjung mendekati 8 ribu orang.
“Destinasi dengan kunjungan terbanyak masih ditempati Pantai Gemah dengan sekitar 9 ribu wisatawan, disusul Pantai Lumbung,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ardian menyebutkan bahwa lonjakan kunjungan tertinggi justru terjadi pada H-3 Lebaran, tepatnya Senin (23/3/2026). Pada periode tersebut, banyak wisatawan dari berbagai daerah memanfaatkan waktu untuk berlibur bersama keluarga.
Baca juga : Dispendukcapil Kota Kediri Permudah Layanan Administrasi, Tokoh Agama Apresiasi Inovasi Jemput Bola
Meski terjadi peningkatan jumlah pengunjung, kondisi lalu lintas di kawasan wisata Pantai Selatan tetap terpantau lancar. Hal ini dinilai tidak lepas dari peran aparat kepolisian yang sigap mengatur arus kendaraan selama masa libur Lebaran.
“Pengaturan lalu lintas berjalan cukup baik, sehingga tidak terjadi kepadatan kendaraan di jalur wisata,” pungkasnya.***
Reporter : Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin





