Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Ledakan petasan berukuran besar menggegerkan warga Dusun Jabon, Desa Drenges, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, pada Senin malam (9/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat beberapa remaja berinisial AB, MA, dan FF berkumpul di rumah temannya berinisial SP. Mereka diduga sedang merakit sejumlah mercon sebelum akhirnya terjadi ledakan.
Kuatnya ledakan diduga dipicu oleh ukuran petasan yang tergolong sangat besar. Bahan peledak yang dirakit para remaja tersebut disebut memiliki ukuran tidak lazim dan jauh lebih besar dibandingkan petasan pada umumnya.
Fatoni, ayah dari salah satu remaja berinisial FF, mengungkapkan bahwa anaknya bersama teman-temannya menyiapkan sejumlah mercon dalam jumlah cukup banyak.
Baca juga : Listrik Padam, Lilin Tumpah, Rumah Warga di Puncu Kediri Hangus Terbakar
Menurutnya, terdapat sekitar sepuluh petasan berukuran besar yang tengah dirakit, selain beberapa mercon dengan ukuran lebih kecil.
Sambil memperagakan ukurannya menggunakan betisnya, Fatoni menggambarkan bahwa diameter mercon tersebut sangat besar.
“Yang kemarin ada sekitar sepuluhan mercon besar. Besarnya kira-kira segini, sak kentol, seukuran betis,” ujarnya.
Kekuatan ledakan tersebut juga dirasakan warga di sekitar lokasi. Getaran dan suara dentuman yang ditimbulkan bahkan terdengar hingga ke wilayah dusun lain.
Ketua RT 02/RW 06 Dusun Jabon, Rendi Diantoko (38), yang rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari lokasi kejadian, mengaku terkejut dengan kerasnya ledakan tersebut.
Menurut Rendi, suara dentuman tidak hanya mengejutkan warga setempat, tetapi juga terdengar cukup jauh.
“Suaranya sangat keras, sampai terdengar oleh warga di dusun tetangga,” jelasnya.
Baca juga : Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Pasokan serta Harga Pangan, BI Kediri Gelar Bazar Pangan Ramadan
Saat ini pihak kepolisian telah melakukan pengamanan di lokasi kejadian serta mengumpulkan sisa-sisa material yang diduga berasal dari bahan peledak tersebut sebagai barang bukti.
Kasi Humas Polres Nganjuk menyampaikan bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi telah diamankan oleh penyidik untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Barang bukti saat ini sudah berada di penyidik Polres Nganjuk dan akan ditindaklanjuti oleh tim yang menangani kasus ini,” ujarnya.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





