LINGKARWILIS.COM – Tingkat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tulungagung masih menjadi perhatian serius. Dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 539 kejadian kecelakaan terjadi di wilayah tersebut.
Berdasarkan data tersebut, lokasi rawan kecelakaan atau black spot kini mulai bergeser ke arah timur, tepatnya mendekati wilayah perbatasan antara Tulungagung dan Blitar.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Gery Permana menjelaskan bahwa dari total jumlah kecelakaan tersebut, mayoritas melibatkan kendaraan roda dua.
“Secara total keseluruhan ada 539 kejadian kecelakaan, dimana mayoritasnya melibatkan kendaraan roda dua sebanyak 451 kasus. Sedangkan untuk korban jiwa yang ditimbulkan ada sebanyak 80 orang,” kata Gery saat dikonfirmasi pada Selasa (15/7/2025).
Pasar Induk Gadang Direvitalisasi, Pemkot Malang Serius Benahi Infrastruktur Pasar!
Rinciannya, selain 451 kasus yang melibatkan sepeda motor, terdapat pula 64 kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda empat, 15 kasus yang melibatkan truk serta tiga kejadian yang melibatkan bus. Dari seluruh insiden ini, jumlah korban meninggal dunia mencapai 80 jiwa.
Bulan April 2025 menjadi periode dengan jumlah kecelakaan tertinggi, mencapai 130 kejadian. Lonjakan ini diduga kuat karena bertepatan dengan masa arus mudik Lebaran yang menyebabkan peningkatan volume kendaraan dan kepadatan lalu lintas di berbagai titik.
Adapun lokasi rawan kecelakaan kini tidak lagi terpusat di wilayah Kecamatan Kedungwaru seperti sebelumnya.
“Saat ini lokasi rawan kecelakaan di Tulungagung meliputi Kecamatan Ngunut, Kecamatan Sumbergempol dan paling timur di Kecamatan Rejotangan,” ungkap Gery.
Viral! Gara-Gara Sound Horeg, Karnaval di Mulyorejo Malang Berubah Jadi Ricuh
Ia menambahkan, sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh faktor kelalaian pengendara atau human error.
Penyebab umum di antaranya adalah pengabaian terhadap rambu lalu lintas, tidak mematuhi aturan keselamatan berkendara, serta kebiasaan berkendara secara ugal-ugalan.
Sebagai bentuk antisipasi, Satlantas Polres Tulungagung berencana meningkatkan patroli rutin di kawasan rawan kecelakaan.
Upaya tersebut akan diimbangi dengan sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas.
“Kami berupaya untuk menekan fatalitas kecelakaan terutama di area yang menjadi black spot, terutama patroli pada saat jam rawan,” pungkasnya.





