Mahasiswa PMII Demo di Pemkab Ponorogo, Ini Tuntutan Mereka

Gagal Bertemu Bupati Ponorogo, Demo Mahasiswa PMI di Pemkab dan Rumdin Memanas, Ini Tuntutan MerekaPara mahasiswa saat berhasil masuk dalam komplek Pemkab Ponorogo, dan menggelar demonstrasi (Sony)
Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Ponorogo demo di depan kantor Bupati, Rabu (15/11/ 2023).

Dalam aksi tersebut, mereka membawa sejumlah poster dengan tuntutan, antara lain terkait penanganan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican, pencemaran limbah kotoran sapi di Pudak, penghentian aktivitas tambang ilegal, dan evaluasi program dana Rp 10 juta per tahun untuk RT.

Aksi tersebut mencapai puncak ketegangan ketika mahasiswa berhasil masuk ke area perkantoran Pemerintah Kabupaten Ponorogo dan rumah dinas Bupati setelah gagal bertemu langsung dengan Bupati.

Alhamdulillah, Ratusan Warga Kelurahan Betet Kecamatan Pesantren  Kota Kediri Terima Bantuan Beras, Ada yang Dapat 30 Kg

Ketua PC PMII Ponorogo, Hanif Zein, menyampaikan empat tuntutan yang dianggap sebagai permasalahan di Kabupaten Ponorogo.

Tuntutan tersebut mencakup penindakan tegas terhadap tambang ilegal yang merusak lingkungan, penanganan sampah di TPA Mrican dan  penyelesaian pencemaran limbah kotoran sapi di Pudak.

“Kami juga minta evaluasi program dana Rp 10 juta per tahun untuk RT yang dianggap tidak efektif,” ujarnya.

Hanif Zein menegaskan bahwa jika tuntutan mereka tidak mendapatkan tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo, mereka akan kembali menggelar aksi demonstrasi untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan tindakan sendiri.

“kami akan terus memperjuangkan aspirasi kami,” ucapnya percaya diri.***
Reporter : Soni Dwi Prasetyo
Editor : Hadiyin

Leave a Reply