Kediri, LINGKARWILIS.COM – Sejumlah warga Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri yang terdampak proyek Tol Kediri-Tulungagung.yang berangkat ke Jakarta untuk mengadukan nasibnya gagal bertemu langsung Presiden Prabowo.
Namun aspirasi dan keluhan mereka tetap diterima oleh staf kepresidenan. Bahkan 2 perwakilan warga saat diterima oleh staf kepresidenan juga ditemui oleh sejumlah pegawai dari lembaga dan instansi terkait yang mengurusi persoalan yang mereka keluhkan.
“Intinya kami sekarang menunggu pusat, aspirasi kami sudah diterima dan pusat akan turun tangan, hasilnya itulah yang kami tunggu, semoga ada kejelasan tentang nilai yang tidak merugikan kami,” ujar Bahrudin, koordinator warga Desa Tiron, Jumat (14/2/2025).
Baca juga : Persik Kediri Siap Hadapi Persis Solo, Waspadai Semangat Keluar dari Zona Degradasi
Bahrudin berharap pemerintah memberikan kebijakan yang lebih adil dalam proses pembebasan lahan untuk proyek strategis nasional ini.
Dengan semakin besarnya gelombang aspirasi dari warga terdampak, masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan solusi yang berpihak pada keadilan.
Mereka menekankan bahwa pembangunan tol seharusnya tidak hanya membawa kemajuan infrastruktur, tetapi juga menjamin kesejahteraan bagi warga yang harus merelakan tanahnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





