PONOROGO, LINGKARWILIS.COM β Belasan truk over dimension over load (ODOL) terjaring dalam razia gabungan yang digelar oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ponorogo bersama Satlantas Polres Ponorogo.
Operasi yang berlangsung pada Jumat (28/2/2025) ini menyasar kendaraan yang melintas di jalur menuju wisata Telaga Ngebel, tepatnya di Kecamatan Jenangan dan Ngebel, yang dikenal sebagai jalur utama truk pengangkut material tambang.
Kepala Dishub Ponorogo, Wahyudi, mengungkapkan bahwa dalam razia kali ini pihaknya menemukan 15 truk ODOL yang membawa muatan melebihi kapasitas. Seluruhnya langsung diberikan sanksi tilang oleh Satlantas Polres Ponorogo.
Baca juga :Β Berangkatkan Umroh Relawan, Mbak Vinanda-Gus Qowim Titip Doa untuk Kota Kediri
“Ada 15 truk yang terjaring razia, semuanya merupakan kendaraan yang membawa material tambang dengan muatan berlebih,” ujar Wahyudi.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar truk ODOL yang terjaring telah dimodifikasi pada bagian bak, terutama dengan menambah dimensi dan ketinggian bak untuk mengangkut lebih banyak muatan. Namun, hal ini berisiko terhadap keselamatan serta mempercepat kerusakan jalan.
“Seharusnya tinggi bak maksimal 70 cm, tetapi ada yang dimodifikasi hingga 110 cm atau lebih. Ini tentu berbahaya dan berkontribusi pada rusaknya infrastruktur jalan,” jelasnya.
Baca juga :Β Mbak Vinanda Bawa Semangat Retret untuk Bangun Kota Kediri, Tekankan Soliditas dan Integritas
Dishub Ponorogo menegaskan bahwa operasi penertiban truk ODOL akan terus dilakukan di berbagai wilayah. Selain untuk meningkatkan keselamatan berkendara, razia ini juga bertujuan mencegah kerusakan jalan akibat beban kendaraan yang berlebihan.
“Jika sebelumnya di Kecamatan Sampung kami hanya menemukan tiga truk ODOL, kali ini di Jenangan dan Ngebel kami berhasil menindak 15 kendaraan. Semua sudah diberikan sanksi tilang,” pungkas Wahyudi.***
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin





