Operasi Patuh Semeru 2026, Polres Kediri Kedepankan Edukasi dengan Porsi 80 Persen

Operasi Patuh Semeru 2026, Polres Kediri Kedepankan Edukasi dengan Porsi 80 Persen
Kapolres Kediri AKBP Mohamad Wahyudin Latif pimpin upacara operasi patuh semeru di Polres Kediri Senin pagi (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Polres Kediri mengutamakan edukasi dan pencegahan pelanggaran dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026. Sebanyak 80 persen kegiatan diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, sedangkan 20 persen sisanya difokuskan pada penegakan hukum.

Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pengguna jalan sekaligus menumbuhkan budaya berkendara yang mengutamakan keselamatan.

Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan hal itu saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2026 di Lapangan Apel Mapolres Kediri, Senin (26/10/2026).

Ketika membacakan amanat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., Kapolres menegaskan bahwa operasi tersebut tidak hanya bertujuan menindak pelanggaran, tetapi juga membentuk kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas.

Baca juga : Tiang Kabel WiFi Terbakar di Badas Kediri, Damkar Pare Bergerak Cegah Api Merembet

“Tertib berlalu lintas harus tumbuh dari kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan, bukan hanya karena takut ditilang,” ujarnya.

Meski pendekatan edukatif menjadi prioritas, petugas tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang ditemukan. Penegakan hukum dilaksanakan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) maupun tilang manual sesuai ketentuan yang berlaku.

AKBP Latif juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional dan tidak menyalahgunakan kewenangan selama operasi berlangsung.

Salah satu perhatian dalam Operasi Patuh Semeru 2026 adalah pengendara di bawah umur. Polres Kediri meminta orang tua turut bertanggung jawab memastikan anak-anak yang belum memenuhi persyaratan tidak mengendarai kendaraan bermotor sendiri.

Kapolres mengimbau masyarakat menggunakan helm, melengkapi dokumen kendaraan, serta mematuhi aturan demi keselamatan bersama.

“Gunakan helm, lengkapi surat kendaraan, dan patuhi aturan. Orang tua juga punya peran penting untuk memastikan anaknya aman saat beraktivitas, termasuk tidak membiarkan mereka berkendara sebelum cukup umur,” tegas AKBP Latif.

Baca juga : Harga Sawi Putih di Kediri Melonjak Dua Kali Lipat, Tembus Rp 12.000 per Kilogram

Dalam pelaksanaannya, Polres Kediri mengerahkan 96 personel. Operasi ini juga melibatkan unsur Kodim 0809/Kediri, Satpol PP Kabupaten Kediri, Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri, serta elemen mahasiswa.

Menutup apel gelar pasukan, AKBP Latif berpesan kepada seluruh personel, khususnya anggota polisi lalu lintas yang berhadapan langsung dengan masyarakat, agar menjaga sikap dan tutur kata selama bertugas.

Ia menegaskan, ketegasan dalam menegakkan aturan harus tetap diimbangi dengan pelayanan yang ramah dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Penegakan aturan harus berjalan profesional, tetapi pelayanan kepada masyarakat tetap mengedepankan sikap yang bersahabat dan bermanfaat,” katanya.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *