Jombang, LINGKARWILIS.COM — Pelaksanaan hari pertama Operasi Zebra Semeru 2025 di Kabupaten Jombang berlangsung dengan pendekatan edukatif. Petugas Satlantas tak hanya melakukan penindakan melalui ETLE dan tilang manual, tetapi juga membagikan helm berstandar SNI serta cokelat kepada pengendara yang dinilai tertib, Senin (17/11/2025).
Kasatlantas Polres Jombang, Iptu Rita Puspitasari, menyampaikan bahwa operasi tahun ini memfokuskan penertiban terhadap delapan bentuk pelanggaran. Di antaranya, pengendara tanpa helm SNI, pengemudi tanpa sabuk keselamatan, pengendara di bawah umur, membonceng lebih dari satu orang, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, berkendara dalam kondisi terpengaruh alkohol, serta pelanggaran over dimension dan over loading (ODOL).
“Dalam Operasi Zebra, komposisi kegiatan meliputi 40 persen preemtif, 40 persen preventif, dan 20 persen penindakan. Delapan pelanggaran ini menjadi prioritas untuk menurunkan angka kecelakaan,” ujarnya.
Baca juga : Pembangunan Tol Kediri–Kertosono Ditargetkan Mulai Triwulan Pertama 2026
Pada hari pertama, sejumlah pengendara yang kedapatan memakai helm tidak layak pakai langsung diberi helm baru. “Kami ingin memberikan rasa aman sekaligus mendorong masyarakat semakin disiplin di jalan,” tambahnya.
Rita menegaskan bahwa Operasi Zebra Semeru 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, dan dilaksanakan serentak sesuai instruksi Mabes Polri serta Polda Jawa Timur.
“Operasi ini melibatkan 85 personel selama dua pekan,” pungkasnya.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin






