KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kediri menunjukkan progres positif sepanjang 2025 dengan meningkatnya jumlah pelanggan sambungan rumah (SR). Data per Juli 2025 tercatat jumlah pelanggan mencapai 18.113 SR, naik dari 17.826 SR pada tahun sebelumnya.
Kepala Bagian Teknik PDAM Kota Kediri, Joko Widodo, menyebutkan bahwa tren kenaikan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan air bersih yang disediakan.
“Kami menjadikan pertumbuhan ini sebagai pemacu semangat untuk terus menyempurnakan sistem pengolahan dan distribusi air agar tetap memenuhi standar kualitas dan kebutuhan masyarakat,” ujar Joko saat ditemui di kantornya, Rabu (16/7/2025).
Proses pengolahan air dilakukan secara menyeluruh mulai dari sedimentasi, filtrasi, hingga tahap desinfeksi dengan dukungan teknologi sesuai standar dari Kementerian Kesehatan. PDAM juga rutin melakukan uji laboratorium internal guna menjamin kualitas air sebelum dialirkan ke pelanggan.
Baca juga : Orang Tua Apresiasi SRMA Kabupaten Kediri, Fasilitas Lengkap Dorong Semangat Belajar Anak
“Kami pastikan air yang sampai ke masyarakat telah melewati proses pengujian yang ketat, demi menjamin kelayakan konsumsi,” tegasnya.
Dalam hal distribusi, tantangan seperti kebocoran dan fluktuasi tekanan air tetap menjadi fokus perhatian. PDAM telah membentuk sistem zonasi tekanan serta menyiagakan tim teknis selama 24 jam untuk menangani gangguan dengan cepat.
“Kami melakukan inspeksi berkala terhadap jaringan pipa agar distribusi air tetap optimal. Pelayanan cepat terhadap kendala teknis menjadi prioritas kami,” imbuh Joko.
Seiring pertumbuhan wilayah perkotaan, PDAM juga menargetkan ekspansi layanan ke kawasan baru yang tengah berkembang. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas jangkauan layanan air bersih.
Baca juga : Musda ke-7 LDII Kabupaten Kediri Tegaskan Komitmen Sinergi dengan Pemkab demi Kepentingan Umat
“PDAM bertekad menjadi penyedia layanan publik yang profesional, dengan menjamin akses air bersih yang merata bagi seluruh masyarakat Kota Kediri,” pungkasnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin






