Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Menjelang pelaksanaan pengesahan warga baru Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Madiun pada Kamis (31/7/2025), jajaran Polres Nganjuk mulai melakukan langkah antisipatif.
Sejak Rabu (30/7/2025), aparat kepolisian melakukan penyekatan dan pemeriksaan kendaraan di depan Mapolres Nganjuk. Langkah ini diambil guna menjaga keamanan dan kelancaran arus peserta menuju lokasi kegiatan.
Polres Nganjuk menjadi titik strategis karena wilayah hukumnya dilintasi oleh para pendekar Kera Sakti dari sejumlah kecamatan di Nganjuk yang akan mengikuti pengesahan. Sebanyak 130 peserta resmi dari wilayah Ngetos, Rejoso, Wilangan, Baron, dan Kertosono diperkirakan akan menggunakan jalur tol untuk menuju Madiun.
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Nganjuk, AKP Ondik Andrianto, menegaskan bahwa penyekatan ini dilakukan guna memastikan hanya peserta yang telah terdaftar secara resmi yang melintas. Tujuannya untuk mencegah adanya rombongan di luar daftar resmi, atau yang kerap disebut “penggembira”, yang berpotensi menimbulkan kerawanan.
“Penyekatan ini adalah bagian dari upaya pengamanan agar situasi tetap kondusif. Kami hanya memperbolehkan peserta resmi yang melintas,” tegas AKP Ondik.
Baca juga : Warga Dadapan Tuntut Kejari Nganjuk Usut Tuntas Dugaan Korupsi Kades
Ia menambahkan bahwa pemeriksaan kendaraan akan difokuskan pada mobil atau motor yang membawa atribut perguruan IKSPI. Meski begitu, pemeriksaan dilakukan secara selektif dengan pendekatan humanis dan profesional.
“Kami berharap kegiatan pengesahan bisa berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Mari bersama-sama menjaga citra positif IKSPI Kera Sakti dengan menunjukkan kedisiplinan dalam mengikuti aturan,” tutupnya.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





