Kediri, LINGKARWILIS.COM – Yayasan Panti Asuhan (YPA) NU An-Nur Kota Kediri menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-31, bertepatan dengan Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama serta peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (8/2/2025).
Acara ini turut dihadiri Wali Kota terpilih Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota terpilih Gus Qowim, Kepala Kelurahan Tosaren Joko Prayitno, S.E., serta jajaran perangkat kelurahan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Ketua dan pengurus yayasan juga hadir, bersama anak-anak panti asuhan yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Ketua YPA NU An-Nur, Muhammad Salim, menyatakan bahwa acara ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara yayasan dan masyarakat, terutama dalam mendukung kesejahteraan anak yatim dan lansia.
“Kami berharap ke depan Kota Kediri semakin maju, berkembang, dan mapan. Demikian pula, panti asuhan ini diharapkan semakin barokah, berkembang, dan memberikan manfaat lebih luas bagi anak yatim dan lansia,” ujarnya.
Salim mengungkapkan bahwa sejak berdiri pada tahun 1994, YPA NU An-Nur telah membantu lebih dari seribu anak yatim hingga mandiri. Saat ini, yayasan memiliki tiga lokasi utama, yaitu An-Nur 1 di Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri; An-Nur 2 di Koramil, Sukorame, Kecamatan Mojoroto; serta An-Nur 3 yang tengah dibangun di lingkungan Tirtoudan, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Selain itu, satu lokasi lainnya masih dalam proses pembangunan di Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Yayasan ini juga mengelola pondok khusus bagi lansia.
Wali Kota terpilih Vinanda Prameswati dalam sambutannya mengapresiasi peran YPA NU An-Nur dalam mendukung kesejahteraan sosial di Kota Kediri.
Baca juga : BPBD Kabupaten Kediri Pastikan Tanggul Sungai di Wilayah Barat Aman
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi YPA NU An-Nur dalam memberikan perlindungan dan pendidikan bagi anak yatim, serta perawatan bagi lansia. Pemerintah Kota Kediri berkomitmen untuk terus mendukung upaya sosial seperti ini agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.
Senada dengan Vinanda, Wakil Wali Kota terpilih Gus Qowim menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial dalam membangun lingkungan yang lebih baik bagi anak-anak yatim dan lansia.
“Panti asuhan bukan sekadar tempat tinggal bagi anak-anak yatim dan lansia, tetapi juga wadah untuk membangun karakter, kemandirian, dan masa depan yang lebih baik. Pemerintah Kota Kediri akan terus memperkuat kerja sama dengan yayasan seperti An-Nur agar program sosial ini semakin berkembang,” ungkapnya.
Ia juga berharap pembangunan An-Nur 3 di Desa Maron dapat segera diselesaikan agar manfaat dari keberadaan yayasan ini semakin luas.
“Harapan kami, pembangunan ini dapat segera rampung sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu,” pungkas Muhammad Salim.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





