Pola Asuh yang Tepat Dapat Cegah Stunting pada Anak

Pola Asuh yang Tepat Dapat Cegah Stunting pada Anak
Ratna Wulandari Dosen Stikes Pamenang Pare (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kasus stunting masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Kediri. Kondisi kekurangan gizi kronis ini perlu ditangani secara komprehensif demi masa depan anak-anak agar tumbuh sehat dan optimal.

Salah satu langkah penting untuk menekan angka stunting adalah penerapan pola asuh yang benar, meliputi pola asuh makan, pola asuh kesehatan, dan pola asuh mandiri. Ketiga aspek tersebut saling berkaitan dalam mendukung tumbuh kembang anak secara seimbang.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Faktor asupan gizi berperan besar terhadap perkembangan anak. Orang tua perlu memastikan anak mendapat makanan sehat dengan gizi seimbang agar pertumbuhannya sesuai usia. Pemahaman orang tua mengenai kebutuhan gizi anak menjadi kunci utama dalam mencegah stunting.

Selain itu, komunikasi keluarga juga memiliki peran penting. Kebiasaan makan bersama sambil berdialog hangat dapat menciptakan suasana nyaman bagi anak dan mendorong mereka untuk tidak memilih-milih makanan. Interaksi positif di meja makan dapat meningkatkan nafsu makan anak sekaligus memperkuat ikatan emosional keluarga.

Baca juga : Peringati HUT ke-61, Golkar Kota Kediri Gelar Senam dan Bagi Sembako,  Serukan Kader Lebih Dekat dengan Rakyat

Hal tersebut disampaikan oleh Ratna Wulandari, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Pamenang Pare, dalam kegiatan Rembug Stunting Kabupaten Kediri yang digelar di Gedung Bhagawantha Bhari. Penelitiannya dilakukan bersama DP2KBP3A Kabupaten Kediri di 26 kecamatan sepanjang tahun 2025, sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting secara menyeluruh.

“Pola tidur yang teratur serta pemberian makanan tambahan seperti susu dapat menunjang kesehatan balita. Anak usia 0–24 bulan adalah kelompok paling rentan terhadap stunting. Karena itu, orang tua harus memahami pentingnya pemenuhan gizi sejak dini,” terang Ratna.

Senada dengan hal itu, Kepala Bidang Keluarga Sejahtera DP2KBP3A Kabupaten Kediri, Rifa Hafida, S.Si.T., M.Kes., menekankan bahwa pola asuh yang baik disertai komunikasi intens antara anak dan pengasuh berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Ia mengingatkan agar pengasuh memberikan makanan utama bergizi dan menghindari camilan yang tidak bernilai gizi.

Baca juga : Cegah Gangguan Listrik Saat Musim Hujan, PLN ULP Grogol Kediri Pangkas Pohon di Jalan Ahmad Dahlan

“Hal kecil seperti kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dapat menjadi contoh baik bagi anak. Jika dilakukan konsisten, ini akan berdampak positif terhadap perilaku hidup sehat mereka. Bagi keluarga kurang mampu, pemerintah juga menyediakan program makanan tambahan melalui desa untuk membantu pemenuhan gizi anak,” jelasnya.

Dengan penerapan pola asuh yang tepat dan dukungan lintas sektor, diharapkan angka stunting di Kabupaten Kediri terus menurun sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan produktif.***

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *