LINGKARWILIS.COM – Polres Malang merespons cepat laporan warga terkait aksi balap liar yang mengganggu ketertiban di kawasan Lingkungan Polaman, Kelurahan Dampit. Tindakan ini dilakukan pada Selasa (11/3/2025) sore, menyusul adanya keluhan yang disampaikan melalui media sosial Facebook.
Kapolsek Dampit, AKP Ahmad Taufik Syafiudin, memimpin langsung operasi penertiban tersebut bersama anggota Polsek serta Koramil Dampit. Dalam razia ini, petugas berhasil mengamankan 15 unit sepeda motor beserta 15 pemuda yang diduga terlibat dalam aksi balap liar.
“Dari hasil penindakan, kami berhasil mengamankan 15 unit sepeda motor yang digunakan untuk balap liar, berikut 15 orang pelaku yang langsung kami bawa ke Polsek untuk dilakukan pendataan dan pembinaan,” ungkap AKP Ahmad Taufik saat dikonfirmasi, Rabu (12/3).
Selain menyita kendaraan, polisi juga menghadirkan orang tua atau wali dari para pelaku untuk mengikuti sesi pembinaan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Dampit. Dalam kegiatan ini, para pemuda tersebut diwajibkan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Polres Malang Tangkap Komplotan Pencuri Mobil dan Perhiasan, Dua Pelaku Ditembak!
Sepeda motor yang disita akan dikembalikan setelah Hari Raya Idul Fitri 1446 H, dengan ketentuan pemilik harus menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan.
“Penyerahan kendaraan kepada pemilik dilakukan tanpa dipungut biaya alias gratis,” tambah Kapolsek.
Penindakan ini melibatkan unsur tiga pilar dengan kehadiran Ketua RW 13 dan RW 14 Kelurahan Dampit serta lima warga setempat, guna memastikan proses berlangsung transparan dan mendukung ketertiban lingkungan.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, membenarkan adanya operasi ini. Ia menegaskan bahwa Polres Malang berkomitmen untuk menindak tegas aksi balap liar yang membahayakan keselamatan masyarakat.
Cegah BBM Oplosan, Polres Malang Lakukan Sidak SPBU
“Penindakan balap liar ini merupakan respon cepat Polsek Dampit atas aduan masyarakat. Kami mengimbau agar masyarakat, khususnya para orang tua, lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Bambang Subinajar.
Selain melakukan tindakan tegas, kepolisian juga mengedepankan pembinaan dan edukasi sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami tidak hanya menindak, tetapi juga membina dan mengedukasi agar anak-anak muda ini sadar akan bahaya balap liar,” tegasnya.





