LINGKARWILIS.COM – Kepolisian Resor (Polres) Malang, Polda Jawa Timur, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Malang. Langkah ini bertujuan untuk memastikan stok dan kualitas bahan bakar minyak (BBM) tetap aman selama Ramadan dan menjelang Idulfitri, sekaligus merespons maraknya isu BBM oplosan yang beredar di masyarakat.
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muchammad Nur, mengungkapkan bahwa sidak ini dilakukan dengan menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, Pertamina Malang, serta Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana) Malang.
“Kita bersama rekan dari Pertamina, dan Disperindag melakukan pengecekan stok bahan bakar minyak selama bulan Ramadan, sekaligus mengecek kualitas BBM yang ada di wilayah kabupaten Malang,” ujar AKP Muchammad Nur kepada wartawan, Selasa (04/03).
Dalam kegiatan ini, tim gabungan mendatangi tiga SPBU, yaitu SPBU 54.651.03 dan SPBU 54.651.37 di Jalan Raya Bululawang, serta SPBU 54.651.62 di Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang.
Heboh Kasus Oplosan Pertalite Jadi Pertamax. Pertamina Ikut Angkat Bicara!
Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat pengukur density dan berat jenis BBM untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa seluruh BBM yang diuji memenuhi standar yang berlaku. Tidak ditemukan indikasi pengoplosan maupun penyimpangan dalam distribusi.
“Seluruh sampel BBM yang diuji berada dalam batas aman dan sesuai standar. Ukurannya tidak ada yang kurang, tidak ada yang lebih,” tegas AKP Nur.
Selain memastikan kualitas BBM, AKP Nur juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik atau mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi mengenai BBM oplosan. Ia menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan pengawasan guna menjaga kualitas dan ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Malang.
Imbas Harga Minyak Goreng Naik, Pembuat Tahu Goreng di Jombang Terpaksa Kurangi Ukuran
Pihaknya juga memastikan bahwa pemantauan serta pengecekan rutin akan terus dilakukan agar pasokan BBM tetap aman dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Kita akan tetap melakukan pemantauan, kegiatan-kegiatan cek bahan bakar minyak di wilayah-wilayah Malang,” imbuhnya.
Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina Depo Malang, Alam Kanda, menegaskan bahwa ketersediaan BBM di wilayah Malang Raya berada dalam kondisi aman. Pihaknya terus melakukan pemantauan ketat terhadap distribusi dan kualitas BBM guna menghindari potensi penyimpangan.
Pengecekan berkala dilakukan di Depot Pertamina Malang untuk memastikan stok mencukupi selama Ramadan dan Idulfitri. Selain itu, pihaknya juga melakukan uji sampel guna memastikan kualitas dan kuantitas BBM tetap sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Dirjen Migas.
3 Resep Menu Takjil Praktis untuk Berbagi, Seger Pol!
“Kita melakukan pemantauan kondisi stok dan pola supply untuk memastikan ketersediaan stok BBM saat Ramadan dan menjelang Idulfitri nanti, sekaligus juga ada penjelasan terkait dengan pengujian sampel kualitas dan kuantitas BBM di Depot,” jelasnya.
Pertamina juga menegaskan bahwa standar operasional prosedur (SOP) dalam distribusi BBM tetap diterapkan dengan ketat guna menjaga kualitas serta kepercayaan masyarakat. Dengan adanya sidak ini, masyarakat Kabupaten Malang diharapkan tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terbukti kebenarannya.
“Fokusnya kami di lapangan adalah menjaga jaminan kualitas dan kuantitas SOP harian yang selalu dilaksanakan selama ini tetap dijalankan dengan baik,” tutup Alam.





