Puluhan Balon Udara Warnai Langit Tulungagung, Bupati Gatut Apresiasi dan Dorong Jadi Agenda Tahunan

Puluhan Balon Udara Warnai Langit Tulungagung, Bupati Gatut Apresiasi dan Dorong Jadi Agenda Tahunan
Parade balon udara yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-820 Tulungagung. (aziz)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung kembali menghadirkan hiburan menarik. Kali ini, parade balon udara menjadi tontonan langka yang sukses menyedot perhatian ribuan warga.

Acara yang digelar di kawasan wisata Srabah, Desa Pucangan, Kecamatan Kauman, pada Minggu (30/11/2025) tersebut menampilkan puluhan balon udara dengan desain beragam.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Jika biasanya balon udara identik dengan plastik hitam-putih lengkap dengan petasan, parade ini justru menghadirkan balon-balon bercorak warna-warni mulai motif batik, biru laut, biru langit, hingga berbagai tulisan kreatif. Tak heran, suasana menjadi semarak karena warga bisa menikmatinya secara gratis.

Baca juga : Bikin Heboh! Pocong dan Keranda Hadir di Perempatan Jepun, Ini Pesan Satlantas Tulungagung

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, turut hadir dan menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, parade balon udara bukan sekadar hiburan, tetapi wadah untuk menyalurkan kreativitas masyarakat yang selama ini gemar membuat balon udara, terutama saat Lebaran.

“Ini menjadi tempat bagi masyarakat untuk tetap mempertahankan tradisi menerbangkan balon udara tanpa melanggar aturan. Sekaligus menjadi hiburan gratis bagi warga,” jelas Gatut.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berencana menjadikan parade balon udara sebagai agenda rutin tahunan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata baru sekaligus mengangkat potensi pariwisata daerah.

Parade ini sendiri digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung, dengan peserta berasal dari berbagai kecamatan serta komunitas pecinta balon udara.

Namun di balik kemeriahan acara, Bupati Gatut mengingatkan pentingnya menjaga aspek keselamatan, mengingat posisi Tulungagung yang berdekatan dengan zona penerbangan Lanud Iswahyudi Madiun, Lanud Abdul Rahman Saleh Malang, serta Bandara Dhoho Kediri.

Baca juga : Waspadalah ! Sepuluh Bulan, Kasus DBD di Kabupaten Blitar Capai 525, Lima Warga Meninggal

“Kedisiplinan sangat diperlukan, baik dari peserta maupun penonton, agar kegiatan berjalan aman dan tidak mengganggu jalur penerbangan,” tegasnya.

Gatut menutup dengan ajakan agar seluruh pihak mendukung upaya menjadikan Tulungagung sebagai destinasi wisata yang maju, kreatif, dan berkelanjutan, serta mengedepankan nilai sapta pesona: aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan penuh kenangan.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *