Ratusan Guru di Jombang Diperkuat Kemampuan Deteksi Dini Inteligensi untuk Pembelajaran Lebih Tepat

Ratusan Guru di Jombang Diperkuat Kemampuan Deteksi Dini Inteligensi untuk Pembelajaran Lebih Tepat
Ratusan guru dari jenjang PAUD hingga SMP mengikuti Bimbingan Teknis Deteksi Dini Performa Inteligensi di Aula 2 Disdikbud Jombang. (Foto : Disdikbud Jombang)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang terus menguatkan kualitas layanan pendidikan melalui peningkatan kompetensi pendidik. Sebanyak 265 guru dari jenjang PAUD hingga SMP mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Intensif Deteksi Dini Performa Inteligensi yang berlangsung pada 2–14 Februari 2026 di Aula 2 Disdikbud Jombang.

Kegiatan tersebut resmi dibuka pada Senin (2/2) oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikbud Jombang, Maria Ulfa. Bimtek ini dirancang untuk membekali guru dengan kemampuan mengidentifikasi potensi, karakteristik, serta kebutuhan belajar peserta didik sejak dini.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Dalam keterangannya, Selasa (3/2), Maria Ulfa menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan sangat bergantung pada kualitas pendidik.

“Guru bukan hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang memahami potensi, kemampuan, serta kebutuhan belajar setiap anak. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru menjadi kunci utama dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas,” ujarnya.

Baca juga : RTH Simpang Lima Gumul Jadi Destinasi Terfavorit Warga Kediri

Ia menambahkan, deteksi dini performa inteligensi merupakan langkah penting agar layanan pendidikan lebih tepat sasaran dan adil bagi seluruh peserta didik.

“Melalui deteksi yang akurat, guru dapat merancang pembelajaran yang lebih efektif, inklusif, dan berkeadilan. Dengan demikian, tidak ada peserta didik yang tertinggal atau terabaikan potensinya,” jelasnya.

Selama bimtek berlangsung, para peserta mendapatkan materi komprehensif mencakup konsep dasar inteligensi, teknik observasi, penggunaan instrumen deteksi, hingga penerapan hasil deteksi dalam perencanaan pembelajaran di kelas.

Guru-guru yang terlibat terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain pemaparan teori, pelatihan juga dilengkapi dengan praktik langsung, diskusi kelompok, serta studi kasus yang relevan dengan kondisi pembelajaran di masing-masing sekolah.

Baca juga : Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Kota Kediri Belum Terima Gaji, Ini Penjelasan Disdik

Disdikbud Jombang berharap, setelah mengikuti bimtek ini, para guru mampu menerapkan hasil pelatihan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, layanan pendidikan di Kabupaten Jombang semakin responsif terhadap kebutuhan dan potensi unik setiap peserta didik.***

Reporter: Agung Pamungkas

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *