Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – PAHN (18), pemuda asal Mantingan, Kecamatan Ngawi, nyaris menjadi sasaran amuk warga setelah ketahuan mencuri uang kotak amal di sebuah musala. Pria yang tidak memiliki pekerjaan itu nekat menggasak uang hingga Rp 5,8 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun , tindakan pencurian tersebut terjadi pada Rabu siang (26/11/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di Musala At-Tin, Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
Kepala Seksi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Mardianto, membenarkan peristiwa tersebut. “Kasus sudah kami tangani. Pelaku kini diamankan guna proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Baca juga :Ular Python Tiga Meter Masuk Rumah, Damkar Kabupaten Kediri Lakukan Evakuasi
Kronologi kejadian bermula saat pelaku dan seorang jamaah bernama Mulyono masuk ke musala untuk melaksanakan salat dhuhur. Tidak ada yang mencurigai pelaku karena ia ikut beribadah bersama jamaah lain.
Seusai salat, seluruh jamaah pulang ke rumah masing-masing. Namun pelaku justru tetap tinggal di dalam musala. “Saksi pulang untuk makan siang, sementara pelaku masih berada di dalam,” jelasnya.
Beberapa saat kemudian, pelaku terlihat duduk santai di musala. Ketika saksi kembali, ia memergoki pelaku sedang bergerak cepat memindahkan uang dari kotak amal ke dalam tas ranselnya.
Baca juga : Realisasi APBN Kediri Raya Tembus Rp19,3 Triliun hingga Oktober 2025
Belakangan diketahui, kotak amal tersebut sudah dalam keadaan rusak karena dibobol sebelumnya. Bersama warga, saksi kemudian menangkap pelaku. Setelah diperiksa, uang sebesar Rp 5,8 juta ditemukan di dalam tas yang dibawa pelaku.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu paku baja yang diduga digunakan untuk mencongkel kotak amal, satu kotak amal berwarna cokelat, satu tas ransel hitam-abu-abu, serta uang tunai hasil curian.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






