Sekitar 600 SD di Kabupaten Blitar Kekurangan Guru, Ini Sebabnya

600 Lembaga SD di Blitar Kekurangan Guru, Terpaksa Merangkap, Ini Penjelasan Dinas PendidikanIlustrasi kekurangan guru
Blitar, LINGKARWILIS.COM – Meskipun sudah dilakukan rekrutmen ribuan guru melalui skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), namun Kabupaten Blitar masih mengalami kekurangan tenaga pengajar.
Sebanyak 600 lebih sekolah dasar (SD) di berbagai kecamatan di Kabupaten Blitar tercatat kekurangan guru kelas.

Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Deni Setiawan, mengungkapkan bahwa meskipun ada kekurangan, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan tanpa terpengaruh.

“Kurangnya tenaga pengajar, khususnya guru kelas, disebabkan oleh ketidakseimbangan antara jumlah guru yang pensiun dan rencana perekrutan,” ujarnya, Jumat (26/01/2024).

Setiap tahun, banyak guru yang pensiun, namun rencana perekrutan guru PNS terhambat oleh moratorium penerimaan PNS. Oleh karena itu, rekrutmen PPPK dianggap menjadi solusi untuk mengatasi kekurangan guru.

Pada tahun 2023, Kabupaten Blitar membuka 1.421 formasi PPPK untuk guru, namun hanya terisi 1.260 formasi. Kekurangan pelamar terutama terjadi pada tenaga pengajar seperti guru Bimbingan Konseling (BK) dan guru agama Katolik.

Baca juga : Layanan Pengaduan Suara Warga (SURGA) Ditingkatkan, Ini Imbauan PJ Wali Kota Kediri Zanariah

Deni Setiawan menyatakan bahwa untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di tengah kekurangan guru kelas, pihaknya juga mengagendakan penggabungan atau merger sekolah.

“Dengan langkah ini, diharapkan proses KBM dapat tetap berjalan dengan baik,” tutupnya***
Reporter : Abdul Aziz
Editor : Hadiyin

Leave a Reply