PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan demi mewujudkan visi dan misi kepemimpinannya.
Dalam pertemuan bersama kepala OPD di Ruang Bantarangin, Selasa (15/4/2025), ia menekankan pentingnya percepatan, bahkan menyarankan agar setiap program dibuat seefektif mungkin dan terasa nyata oleh masyarakat.
“Kalau perlu bukan hanya akselerasi, tapi juga atraksi, supaya masyarakat langsung merasakan manfaat dari program yang kita jalankan,” ujar Kang Giri, sapaan akrabnya.
Baca juga : Meski Bebas PMK, Vaksinasi Sapi di Kabupaten Kediri Tetap Dilanjutkan
Menurut Bupati dua periode ini, percepatan pembangunan difokuskan pada sektor-sektor krusial seperti infrastruktur, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Ia pun memberi tenggat waktu evaluasi kerja kepala dinas dalam rentang tiga hingga enam bulan. Bila dinilai tidak mampu, ia tak segan mengganti dengan sosok yang lebih kompeten.
“Kita ukur komitmen dan kinerja. Kalau gagal, harus diganti karena yang dirugikan langsung adalah rakyat,” tegasnya.
Khusus bidang infrastruktur, ia menyebut pembangunan besar belum banyak dilakukan tahun ini. Namun, ia berjanji bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum untuk mewujudkan impian masyarakat, terutama dalam perbaikan dan pembangunan jalan.
Baca juga : Peringati HUT ke-17, Bawaslu Kabupaten Kediri Tegaskan Komitmen Kawal Demokrasi dengan Integritas
“Memang 2025 belum banyak, tapi tahun depan semua akan dituntaskan,” tambahnya.
Di sektor pertanian, Bupati Sugiri menyoroti berkurangnya lahan produktif akibat alih fungsi. Sebagai solusinya, pemerintah mendorong pengadaan irigasi sumur dalam dan transisi ke sistem pertanian organik untuk meningkatkan hasil panen.
Sementara dalam bidang pendidikan, ia menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai agama dan budaya sebagai pondasi karakter generasi muda.
“Tidak cukup hanya pintar secara akademik, moral dan akhlak harus dibentuk sejak dini,” ungkapnya.
Untuk sektor kesehatan, Kang Giri menargetkan terbentuknya rumah sakit di desa dan peningkatan status puskesmas di wilayah terpencil menjadi RS tipe D agar layanan kesehatan semakin merata.
“Semua harapan dan kebutuhan masyarakat Ponorogo harus terpenuhi di periode ini,” pungkasnya.***
Reporter : Sony Praseyo
Editor : Hadiyin





