Tradisi Ziarah Jelang Ramadan di Kediri Bawa Berkah Ekonomi bagi Tukang Parkir

Tradisi Ziarah Jelang Ramadan di Kediri Bawa Berkah Ekonomi bagi Tukang Parkir
Tukang parkir saat menata kendaraan peziarah di area makam Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. (burhan)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Tradisi ziarah makam menjelang bulan suci Ramadan kembali mewarnai sejumlah wilayah di Kota Kediri. Selain menghadirkan nuansa religius, aktivitas tahunan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar, khususnya para petugas parkir.

Seperti terlihat di area pemakaman Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Rabu (18/02), sejak pagi hingga sore kompleks makam dipadati peziarah yang datang bersama keluarga untuk mendoakan leluhur mereka.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Meningkatnya jumlah pengunjung berimbas pada lonjakan kendaraan roda dua maupun roda empat yang terparkir di sepanjang jalan sekitar makam. Deretan sepeda motor dan mobil memenuhi sisi jalan, sementara petugas parkir tampak sigap mengatur posisi kendaraan agar tetap tertib dan tidak menghambat arus lalu lintas.

Bagi para tukang parkir, momen ini menjadi sumber penghasilan tambahan. Murjani, salah satu petugas parkir di lokasi, mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya rutin bertugas setiap menjelang Ramadan.

Baca juga : Jam Kerja ASN Pemkab Kediri Selama Puasa Berkurang

“Biasanya kami berjaga sekitar tiga hari sebelum Ramadan. Kami bergantian dan berbagi hasil bersama teman-teman,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pada hari pertama jumlah peziarah belum terlalu ramai. Namun dua hari menjelang Ramadan, peningkatan kendaraan terlihat cukup signifikan.

“Di hari pertama belum begitu padat. Tapi dua hari terakhir bisa lebih dari 100 kendaraan yang parkir,” jelasnya.

Murjani menegaskan, tugas mereka tidak sekadar menarik biaya parkir. Ia dan rekannya juga memastikan keamanan kendaraan serta membantu kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Area parkir yang berada di tepi Jalan Letjen S. Parman tersebut memang dikenal sebagai jalur padat kendaraan. Jalan itu merupakan salah satu akses utama antarprovinsi yang kerap dilalui kendaraan besar, sehingga membutuhkan pengaturan ekstra ketika aktivitas masyarakat meningkat.

Baca juga : Pemkab Kediri Jamin Stok Pangan Aman Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

“Jalan ini termasuk jalur ramai dan sering dilalui kendaraan besar. Kami juga membantu menyeberangkan peziarah supaya lebih aman,” pungkasnya.

Tradisi ziarah menjelang Ramadan tak hanya menjadi momentum spiritual dan refleksi diri, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi warga sekitar serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.***

Reporter: Agus Ely Burhan

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *