Kediri, LINGKARWILIS.COM – Suasana malam di Jalan Semeru, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, mendadak ricuh akibat suara benturan keras pada Sabtu (9/8/2025) sekitar pukul 01.30 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor dan truk, mengakibatkan pengendara motor terkapar di tepi jalan dengan luka parah, sementara truk langsung melarikan diri ke arah timur, menuju Simpang Empat Muning.
Sejumlah pemuda tampak berkerumun di lokasi untuk menyaksikan kejadian tersebut, membuat arus lalu lintas tersendat. Tak lama kemudian, ambulans tiba dan mengevakuasi korban ke RS Lirboyo, Kota Kediri.
Sepeda motor korban mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian roda depan yang bengkok. “Katanya, korban laki-laki dari Petuk, Kecamatan Semen. Luka di bagian kepala,” ujar seorang warga di lokasi.
Baca juga : Erik, Perempuan Tangguh yang Mengatur Lalu Lintas di Simpang Empat Manisrenggo, Kota Kediri
Petugas Polsek Mojoroto bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota segera melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan mengamankan barang bukti sepeda motor.
Berdasarkan rekaman CCTV warga, korban yang mengendarai Honda Megapro bernopol AB 2529 HH terlihat melaju kencang dari arah Simpang Empat Muning menuju barat, bersama beberapa motor lain yang diduga hendak memulai balapan liar. Saat melintas di depan Alfamidi, korban menyalip hingga melewati marka jalan dan menabrak truk yang datang dari arah berlawanan.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menyelidiki kronologi lengkap kejadian. Warga mengaku aksi balap liar kerap berlangsung di lokasi tersebut pada Sabtu dini hari atau malam hari.
Baca juga : Bulog Kediri Pastikan Stok Beras 75 Ribu Ton, Aman untuk 13 Bulan ke Depan
Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, membenarkan insiden tersebut. “Kami mendapat laporan dari masyarakat dan langsung menuju lokasi untuk olah TKP,” jelasnya. Ia menambahkan, satu unit motor milik korban telah diamankan sebagai barang bukti.
“Kami masih menunggu hasil penyelidikan lengkap. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses olah TKP selesai,” pungkasnya.***
Reporter : Rizki Rusydianto
Editor : Hadiyin





