KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Upaya memperkuat perlindungan dini terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus digencarkan. Dinas Kesehatan Kota Kediri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mengambil langkah awal dengan memberikan edukasi P4GN kepada delapan perwakilan SMA/SMK di Kota Kediri sebelum pembentukan Satgas Anti-Narkoba di tiap sekolah.
Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Kilisuci, Grand Surya Hotel Kediri, pada Jumat (14/11/2025) ini menjadi pondasi awal bagi sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang berkomitmen pada budaya zero drugs.
Adapun delapan sekolah yang hadir yaitu SMAN 3, SMAN 4, SMAN 6, SMAN 8, SMKN 1, SMKN 2, SMK PGRI 1, dan SMK Cahaya Surya. Para peserta merupakan calon anggota Satgas P4GN yang nantinya bertugas di lingkungan sekolah masing-masing.
Baca juga : Pemkot Kediri Tingkatkan Kualitas Layanan ODHA Lewat Pembinaan Tata Laksana Pengobatan HIV
Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Sri Setyowati, turut memberikan dukungan dan menegaskan bahwa upaya pencegahan narkoba menjadi tanggung jawab seluruh pihak, khususnya sektor pendidikan.
Dari Dinas Kesehatan Kota Kediri, delapan personel dari Seksi PTM dan Keswa hadir dipimpin Subkoordinator Tiwuk Puji Rahayu, SKM., M.Kes. Kegiatan dibuka oleh Kabid P2P, Hendik Supriyanto, SKM., MMKes, yang menekankan pentingnya kesiapan mental dan pengetahuan siswa sebelum satgas resmi dibentuk.
“Kami tidak ingin satgas hanya sekadar ada. Pembekalan ini bertujuan agar siswa memahami risiko narkoba, mampu mengendalikan diri, dan menjadi penggerak pencegahan di lingkungan sekolah,” ujar Hendik.
Baca juga : DPRD Jatim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Kediri–Blitar
Dua narasumber dari BNN turut memberikan materi. dr. Novia menyampaikan topik mengenai konsep nafsu, kontrol diri, serta dampak narkoba terhadap kesehatan remaja. Sementara itu, Miftahul Khoiriyah menegaskan pentingnya sekolah menjadi kawasan bebas narkoba.
“Satgas P4GN nanti menjadi motor penggerak. Pencegahan dimulai dari literasi yang benar hingga tumbuh menjadi kesadaran bersama. Remaja harus mampu melindungi diri sekaligus teman-temannya,” tegas Miftahul.
Melalui pembekalan ini, Dinas Kesehatan Kota Kediri berharap setiap sekolah dapat membentuk Satgas P4GN yang aktif, berwawasan, dan memiliki komitmen kuat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan generasi Kota Kediri yang sehat, berdaya, dan bebas narkoba.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





