Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Kasus pembobolan minimarket kembali terjadi di wilayah Tulungagung. Kali ini, minimarket Indomaret di Desa Kacangan, Kecamatan Ngunut, menjadi sasaran pada Rabu (11/2/2026). Peristiwa ini tercatat sebagai pembobolan ketiga dalam kurun waktu 10 hari terakhir.
Kanit Reskrim Polsek Ngunut, AKP Samsul Muarif, menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh karyawan Indomaret sekitar pukul 06.30 WIB saat hendak membuka toko untuk beroperasi.
Setibanya di lokasi, karyawan tersebut terkejut mendapati kondisi dalam toko berantakan. Selain itu, bagian plafon atap terlihat jebol, yang diduga menjadi jalur masuk pelaku.
“Pembobolan ini pertama kali diketahui oleh pegawai yang hendak membuka toko. Saat itu, rak barang dalam kondisi acak-acakan dan plafon atap sudah jebol,” ujar Samsul Muarif, Rabu (11/2/2026).
Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Ngunut segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan saksi serta olah TKP.
Baca juga : Pelatihan Tata Boga TMMD ke-127 Kodim 0809/Kediri Perkuat Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pangan Bergizi
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga pelaku masuk dengan merusak atap minimarket. Setelah berada di dalam, pelaku mengambil sejumlah rokok dan susu bayi, serta sempat mencoba membobol brankas penyimpanan uang, namun gagal.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan data terkait jumlah barang yang hilang dan total kerugian,” tambahnya.
Sementara itu, data kepolisian menunjukkan bahwa sejak awal Februari 2026 telah terjadi tiga kasus pembobolan minimarket di Tulungagung.
Pembobolan pertama terjadi pada Minggu (1/2/2026) di Indomaret Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo. Pelaku diduga masuk melalui atap, merusak kamera CCTV dan alarm toko, lalu membawa kabur berbagai merek rokok dengan total kerugian sekitar Rp3.454.500.
Baca juga : Sebulan Penuh TMMD di Kabupaten Kediri, Fokus Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Kasus kedua terjadi pada Selasa (10/2/2026) di Alfamart Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru. Dalam kejadian ini, pelaku membobol tembok belakang toko untuk masuk ke dalam minimarket.
Setelah berhasil masuk, pelaku menggasak berbagai barang, mulai dari rokok, rokok elektrik (pod), minuman ringan, kosmetik, susu bayi, obat-obatan, hingga biskuit, dengan total 2.719 item. Kerugian ditaksir mencapai Rp92.610.632.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin






