Lamongan, LINGKARWILIS.COM β Sebuah kapal motor nelayan (KMN) bernama Sri Sumber Rejeki terbakar saat bersandar di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Kabupaten Lamongan, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kapal yang baru kembali dari melaut dengan membawa muatan ikan itu mendadak dilalap api. Kobaran api dengan cepat membesar hingga membakar bagian atas kapal dan memicu kepanikan para nelayan maupun warga yang berada di kawasan pelabuhan, mengingat posisi kapal-kapal lain yang saling berdekatan.
Kasatpolairud Polres Lamongan, Guntur, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, petugas langsung bergerak menuju lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Langkah pertama yang kami lakukan adalah mengamankan lokasi, kemudian berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran Paciran, pihak PPN Brondong, serta BASARNAS untuk mempercepat penanganan kebakaran,” ujar Guntur saat dikonfirmasi sekitar pukul 20.55 WIB.
Baca juga :Β Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lamongan Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Kecamatan Modo
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api terus membesar dan menghanguskan sebagian besar badan kapal. Selain armada pemadam dari Paciran, bantuan mobil pemadam juga didatangkan dari Babat dan Kabupaten Tuban untuk mempercepat penanganan.
Petugas gabungan bersama para nelayan setempat berjibaku memadamkan kobaran api hingga akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 21.20 WIB.
“Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 21.20 WIB,” jelasnya.
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Meski demikian, dugaan sementara mengarah pada korsleting instalasi listrik di kapal.
“Dugaan awal kebakaran disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik,” kata Guntur.
Baca juga :Β Jumat Berkah, Polsek Kediri Kota Ajak Pengemudi Ojol dan Tukang Becak Sarapan Bersama Sambil Sosialisasikan Kamtibmas
Sementara itu, besarnya kerugian materiil akibat kebakaran tersebut masih dalam proses pendataan. Selain kerusakan kapal, muatan ikan yang berada di dalam kapal juga ikut terdampak.
Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.***
Reporter : Suprapto
Editor : Hadiyin





