Dari Ruang Kelas ke Panggung Global, Kreator Video Lirik Asal Jombang Tembus Pasar Internasional

Dari Ruang Kelas ke Panggung Global, Kreator Video Lirik Asal Jombang Tembus Pasar Internasional
Hudan Aminullah, guru asal Peterongan, Jombang, yang menekuni profesi editor video lirik hingga karyanya menembus pasar band underground mancanegara. (ist)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Dari sebuah ruang kerja sederhana di rumahnya di Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Hudan Aminullah (27) meniti jalur kreatif yang membawanya ke kancah internasional. Di sela profesinya sebagai guru, ia dikenal sebagai kreator video lirik yang karyanya digunakan band-band mancanegara, khususnya dari skena underground.

Lulusan Jurusan Teknologi Informatika di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum ini mengawali ketertarikannya pada desain grafis sejak remaja. Namun keterbatasan perangkat membuatnya baru bisa mendalami bidang tersebut secara serius setelah menempuh pendidikan tinggi.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Meski materi perkuliahan tidak secara khusus membahas desain motion graphics, Hudan justru mengasah kemampuannya secara otodidak. Ia banyak belajar dari tutorial daring, termasuk mendalami penggunaan Adobe After Effects untuk mengolah visual video lirik.

Awalnya, ia menawarkan jasa secara sukarela kepada band komunitas demi membangun portofolio. “Yang penting bisa belajar dan punya karya dulu,” tuturnya, Selasa (24/2).

Baca juga : Bus Satria Mengaspal, Kafe Jadi Ruang Baca, Literasi Kota Kediri Naik Kelas

Tak hanya mengerjakan video lirik, Hudan juga sempat membuat desain layout kaset dan CD album untuk band lokal yang dipasarkan melalui media sosial. Penghasilan dari proyek-proyek tersebut membantu mencukupi kebutuhannya selama kuliah.

Menjelang kelulusannya pada 2020, ia mencoba peruntungan melalui platform freelance internasional. Klien pertamanya berasal dari Finlandia. Saat itu, ia memasang tarif sekitar 20 dolar AS per proyek. Meski nominalnya kecil, pengalaman tersebut menjadi titik awal kepercayaan diri dan pintu masuk ke pasar global.

Seiring meningkatnya kualitas dan jaringan, tarif jasanya kini berada di kisaran 60 dolar AS per proyek dengan durasi pengerjaan rata-rata satu pekan. Dalam sebulan, ia mengerjakan kurang dari sepuluh proyek agar tetap bisa menyeimbangkan tanggung jawabnya sebagai pendidik.

Secara keseluruhan, Hudan memperkirakan telah menyelesaikan sekitar 30 hingga 45 proyek video lirik untuk klien luar negeri, sementara klien domestik masih belasan.

“Kerjaan bisa dicontoh, tapi rezeki tidak bisa,” ujarnya.

Baca juga : SDN Semampir 4 Kota Kediri Tanamkan Karakter dan Kecintaan terhadap Al-Qur’an Lewat Gema Pondok Ramadhan

Di tengah kesibukan tersebut, ia berharap tumbuh komunitas kreatif di Jombang sebagai wadah berbagi ide dan kolaborasi. Selama ini, diskusi dan jejaring profesionalnya lebih banyak terjalin secara daring dengan kreator dari luar daerah bahkan luar negeri.

Ia pun berpesan kepada generasi muda agar tidak menunda berkarya hanya karena keterbatasan fasilitas.

“Selama ada internet dan kemauan belajar, itu sudah cukup. Tinggal konsisten dan terus eksplorasi,” pungkasnya.***

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *