LINNGKARWILIS.COM – Sekitar 1.100 santri dari Madrasah Aliyah (MA) Unggulan Darul Ulum Rejoso, Peterongan, Jombang mengikuti pelatihan manasik haji ke-XVI yang digelar pada Rabu (28/5). Kegiatan yang berlangsung di halaman Asrama Al-Furqon ini juga melibatkan siswa kelas VIII dari MTsN 2 Jombang.
Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran praktik guna memperkuat pemahaman santri terhadap tata cara pelaksanaan ibadah haji.
Dalam simulasi tersebut, para peserta dilatih melaksanakan berbagai rangkaian ibadah haji, mulai dari mengenakan ihram, wukuf di Arafah bermalam (mabit) di Muzdalifah dan Mina, melempar jumrah hingga melaksanakan tawaf dan saβi.
Kepala MA Unggulan Darul Ulum Rejoso, Khoiruddinul Qoyum menjelaskan bahwa program manasik haji menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya memperdalam pemahaman fiqih tetapi juga membentuk karakter religius siswa.
Pencuri Helm Terekam CCTV di Glintung, Warga Malang Resah!
“Melalui pelatihan ini, para santri tidak sekadar memahami teori, tetapi juga mengalami langsung suasana pelaksanaan ibadah haji. Ini akan menjadi bekal berharga jika kelak mereka memiliki kesempatan untuk berhaji atau umrah,” ujarnya.
Simulasi manasik dipandu oleh KH. Muhammad Wahib dan Ustadz H. Abdul Basith. Sementara pembekalan materi sudah dilakukan sehari sebelumnya, mencakup pengantar ibadah haji dan stadium general.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan turut dihadiri oleh Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum serta Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Jombang, H. Ilham Rohim, yang bertindak sebagai Amirul Hajj.
“Simulasi seperti ini sangat penting dalam memberikan wawasan dan pengalaman langsung mengenai pelaksanaan haji, sehingga siswa lebih siap secara mental dan teknis sejak dini,” ujar Ilham Rohim.





