KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri menggelar bimbingan teknis (bimtek) sekaligus menyalurkan bantuan pupuk kepada para petani tembakau di Desa Blimbing, Kecamatan Tarokan, pekan ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas petani dalam menerapkan teknik budidaya tembakau, mulai dari penanaman, perawatan, hingga pascapanen dan pemasaran.
Plt Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri, Sukadi, menyampaikan bahwa selain bimtek, pihaknya juga memberikan bantuan berupa pupuk trichoderma dan insektisida. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi serangan hama dan penyakit akibat fenomena kemarau basah yang sedang terjadi.
“Ini merupakan bentuk sinergi antara kami dan para petani tembakau. Harapannya, peserta bimtek ini bisa menyebarluaskan pengetahuan yang didapat kepada petani lain, sehingga secara keseluruhan produksi tembakau dapat meningkat,” jelas Sukadi.
Ia menambahkan, kegiatan ini difokuskan untuk memperkuat petani tembakau di wilayah Tarokan, Grogol, Banyakan, serta wilayah lain di Kabupaten Kediri yang memiliki potensi komoditas tembakau.
Sukadi juga menyebut bahwa tembakau Kediri memiliki daya jual tinggi dan sebagian besar petaninya telah bermitra dengan industri, sehingga memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.
Baca juga : Petani Tembakau di Kediri Dapat Edukasi Cuaca Ekstrem dari Dispertabun dan BMKG
“Saat ini, luas lahan tanaman tembakau di Kabupaten Kediri mencapai sekitar 1.100 hektare. Dalam bimtek ini, kami juga memberikan wawasan kepada petani tentang strategi pencegahan kerusakan tanaman akibat musim kemarau basah,” tutupnya.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin






