LINGKARWILIS.COM – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) memenuhi jalanan di Jombang, Jumat (29/8/2025).
Aksi itu bukan sekadar luapan emosi, melainkan bagian dari gelombang protes nasional menuntut keadilan atas tewasnya Affan Kurniawan, driver ojol yang dilindas mobil Brimob saat demonstrasi di Jakarta sehari sebelumnya.
Koordinator aksi, Wisnu (43), menegaskan bahwa gerakan di Jombang terhubung dengan solidaritas serentak di berbagai daerah.
“Tuntutannya sama, kita serentak ojek online seluruh Indonesia, menuntut ditindak tegas, secara terbuka dan transparan, apa yang menimpa rekan kami di Jakarta saat berdemo,” ujarnya.
Ribuan Ojol Gelar Aksi Solidaritas, Suara Protes untuk Affan Kurniawan
Meski menaruh hormat pada institusi Polri, Wisnu mengecam keras tindakan oknum yang menyebabkan nyawa rekan mereka melayang.
“Tolong jangan jadikan kami musuh kalian, jangan jadikan kami tameng sebagai musuh rakyat. Jangan sampai rakyat dan institusi Polri diadu domba. Kami menjunjung tinggi Polri, tapi dengan cara seperti itu, kami mengutuk keras tindakan oknum kepolisian yang melindas rekan kami di Jakarta,” tegasnya.
Isu kepemimpinan di tubuh kepolisian pun ikut mengemuka. Wisnu menilai posisi Kapolri kini sepenuhnya berada di tangan Presiden.
“Untuk Kapolri, mungkin kita serahkan ke Bapak Presiden ya, seperti apa keputusannya. Sebenarnya rakyat juga sudah lama menunggu, apakah beliau masih pantas dipertahankan atau tidak,” pungkasnya.
Aksi yang berlangsung di Jombang ini menambah tekanan politik terhadap institusi kepolisian.
Desakan transparansi dan evaluasi menyeluruh kini semakin nyaring terdengar dari berbagai daerah.
Reporter: Agung Pamungkas
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





