LINGKARWILIS.COM – Menjelang bulan suci Ramadan, para peternak ayam petelur di Jombang, Jawa Timur, menikmati berkah tersendiri dengan meningkatnya harga telur ayam secara signifikan.
Salah satu peternak yang merasakan manfaatnya adalah Aditya Rahmad, warga Desa Alang-Alang Caruban, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Ia mengungkapkan bahwa saat ini harga telur ayam telah mencapai Rp27.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang berkisar antara Rp24.000 hingga Rp25.000 per kilogram.
“Kenaikan harga ini sudah terjadi sejak sepekan terakhir, dan menurut saya tren kenaikan harga menjelang Ramadan merupakan hal yang biasa terjadi,” ungkapnya, Senin sore (24/2).
Menurutnya, lonjakan harga telur ayam dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat serta fluktuasi harga pakan ayam yang terus mengalami kenaikan. “Saat ini, harga pakan ayam mencapai Rp5.000 per kilogram, naik dari sebelumnya yang masih di kisaran Rp4.000 per kilogram,” tambahnya.
Menanti Janji Beasiswa Warsubi Bupati Jombang, Akademisi Harapkan Implementasi Nyata
Aditya yang memiliki sekitar 350 ekor ayam petelur mampu memanen sekitar 16 kilogram telur setiap harinya. Dengan jumlah produksi tersebut, ia dapat meraup keuntungan bersih hingga Rp4 juta per bulan dari usahanya yang telah ia jalankan sejak tahun 2018.
βAlhamdulillah, kenaikan harga telur ini membawa berkah bagi kami para peternak. Meskipun harga pakan juga naik, namun dengan permintaan yang tinggi menjelang Ramadan, kami tetap bisa mendapatkan keuntungan yang lebih baik,β ungkap Aditya.
Para peternak berharap agar harga telur tetap stabil dan tidak mengalami penurunan drastis setelah Ramadan, sehingga usaha mereka tetap menguntungkan dalam jangka panjang.Β (st2/ag)
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





