LINGKARWILIS.COM – Upaya memperluas kolaborasi antardaerah dalam sektor agribisnis kembali dilakukan. Bupati Jombang, H. Warsubi, menerima kunjungan resmi dari Bupati Bengkulu Selatan, Rifai bersama jajaran pada Sabtu (12/7) yang menandai awal penjajakan kerja sama strategis antara kedua wilayah.
Pertemuan berlangsung di kediaman pribadi Bupati Jombang di Desa Mojokrapak dan membahas peluang sinergi dalam bidang pertanian, peternakan, hingga perikanan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Warsubi menyoroti posisi Jombang sebagai daerah agraris yang memiliki infrastruktur penunjang logistik.
“Letak Jombang di jalur tol memberi keunggulan logistik. Potensi desa tematik, pertanian, dan peternakan kami terbuka untuk dikembangkan bersama,” ujar Warsubi dalam keterangan tertulis, Minggu (13/7).
Fenomena Bediding, Dinkes Jombang Serukan Waspada Gangguan Kesehatan
Pertumbuhan sektor peternakan dan perikanan di Jombang turut menjadi sorotan dalam diskusi tersebut. Pemerintah daerah disebut telah menerapkan model pemberdayaan berbasis klaster produksi, termasuk peternakan terpadu dan rumah potong ayam dengan pendekatan korporatisasi petani.
Selama kunjungan, rombongan dari Bengkulu Selatan juga menyempatkan diri meninjau fasilitas peternakan terpadu milik pribadi Bupati Warsubi.
Mereka mencermati langsung penerapan konsep pemberdayaan masyarakat berbasis komoditas unggulan di sejumlah desa.
“Kami membuka ruang komunikasi lanjutan. Kunjungan ini diharapkan tidak berhenti pada studi banding, tetapi berkembang menjadi kolaborasi bisnis dan peningkatan kapasitas antarwilayah,” tambah Warsubi.
Bupati Kediri, Mas Dhito, Minta Koperasi Merah Putih Bebas dari Kepentingan Politik
Sementara itu, Bupati Bengkulu Selatan Rifai menyampaikan ketertarikannya terhadap sistem pengelolaan agribisnis di Jombang.
Ia mengapresiasi keberhasilan daerah tersebut dalam membangun ekosistem ekonomi yang efisien dan berkelanjutan.
“PAD Jombang mencapai Rp 700 miliar. Ini menunjukkan efektivitas tata kelola dan inovasi pembangunan daerah. Kami ingin pelajari lebih dalam dan siapkan kerja sama teknis,” ujar Rifai.
Rifai juga menambahkan, pihaknya akan mengirim tim teknis dari sektor pertanian dan perdagangan untuk menindaklanjuti kerja sama, serta mengeksplorasi peluang alih pengetahuan dan pengembangan model lintas daerah.
Reporter: Agung Pamungkas
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





