Kecelakaan Lalu Lintas di Tulungagung Capai Ribuan Kasus Sepanjang 2025, Kedungwaru Jadi Wilayah Rawan

Kecelakaan Lalu Lintas di Tulungagung Capai Ribuan Kasus Sepanjang 2025, Kedungwaru Jadi Wilayah Rawan
Kapolres Tulungagung, AKBP Mohammad Taat Resdi saat memberikan pemaparan terkait angka kecelakaan lalu lintas di Tulungagung (isal)

TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM — Jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tulungagung sepanjang 2025 mengalami peningkatan signifikan. Meski demikian, angka korban meninggal dunia justru menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data kepolisian, Kecamatan Kedungwaru tercatat sebagai wilayah dengan tingkat kecelakaan tertinggi sekaligus masuk kategori blackspot.

Kapolres Tulungagung AKBP Mohammad Taat Resdi menyampaikan, selama tahun 2025 tercatat sebanyak 1.143 kasus kecelakaan lalu lintas. Angka tersebut meningkat 144 kejadian dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 999 kasus.

bayar PBB Kota Kediri

“Secara kuantitas memang terjadi kenaikan cukup tinggi, namun fatality rate atau korban meninggal dunia justru menurun,” ujar AKBP Taat, Minggu (4/1/2026).

Dari data tersebut, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada 2025 tercatat 147 jiwa, turun tujuh orang atau sekitar lima persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 154 jiwa.

Baca juga : Dampingi Menteri Transmigrasi, Kades Jambu Kenalkan Alpukat Kelud dan Tabulampot Desa Wisata Jambu Kediri

Namun demikian, jumlah korban luka ringan mengalami lonjakan cukup tajam. Pada 2024 tercatat 1.675 orang, sementara pada 2025 meningkat menjadi 2.041 orang atau naik sekitar 18 persen, setara 366 korban.

Terkait titik rawan kecelakaan atau blackspot, AKBP Taat menjelaskan terdapat tiga ruas jalan yang masuk kategori paling berbahaya sepanjang 2025. Lokasi pertama berada di ruas Jalan Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, dengan sembilan kejadian dan tiga korban jiwa.

Lokasi kedua berada di Jalan Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, juga dengan sembilan kejadian dan tiga korban meninggal dunia. Sementara lokasi ketiga berada di Jalan Desa Beji, Kecamatan Kedungwaru, dengan tujuh kejadian kecelakaan dan dua korban jiwa.

“Blackspot pada 2025 mengalami pergeseran dibanding tahun sebelumnya. Jalan Desa Rejoagung Kedungwaru menjadi lokasi dengan kejadian terbanyak, disusul Pulosari Ngunut dan Desa Beji,” jelasnya.

Baca juga : DLH Tulungagung Siapkan Tiga Kendaraan Roda Tiga untuk Dukung Kinerja Penyapu Jalan

Pada tahun 2024, titik rawan kecelakaan tercatat berada di Jalan Raya Pojok Kecamatan Ngantru, Jalan Raya Desa Jarakan Kecamatan Gondang, serta Jalan Nasional Desa Ayojeding Kecamatan Rejotangan.

Jika dilihat berdasarkan wilayah, Kecamatan Kedungwaru menempati peringkat pertama dengan total 146 kejadian kecelakaan. Disusul Kecamatan Tulungagung Kota dengan 131 kejadian dan Kecamatan Boyolangu sebanyak 118 kejadian.

Kapolres juga menyoroti kecelakaan yang melibatkan bus umum. Sepanjang 2025, tercatat enam kejadian kecelakaan bus dengan empat korban meninggal dunia. Meski jumlah kejadiannya menurun dibanding 2024 yang mencapai delapan kasus, jumlah korban jiwa tetap sama.

“Kecelakaan bus menjadi perhatian kami. Meski jumlah kasus menurun, korban meninggal tidak berkurang. Mayoritas kecelakaan masih didahului oleh pelanggaran lalu lintas,” tegasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan di Kabupaten Tulungagung.***

Reporter : Sholeh Sirri

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4Dsitus toto