Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 di Kabupaten Lamongan digelar meriah di Alun-Alun setempat pada Rabu pagi (6/8). Acara tersebut tak hanya menjadi ajang selebrasi, tetapi juga memperkuat tekad Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk mengakselerasi terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA).
Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Pemkab Lamongan menggelar berbagai lomba dan kegiatan edukatif yang melibatkan partisipasi anak-anak dari berbagai daerah di Lamongan. Rangkaian kegiatan antara lain lomba baca puisi, desain poster, Desa Model Sadel Cepak, talkshow, serta beragam aktivitas kreatif lainnya.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, turut hadir dalam acara puncak dan menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas capaian Kabupaten Lamongan dalam upaya memenuhi hak anak dan menciptakan lingkungan yang ramah bagi tumbuh kembang mereka.
“Pemkab Lamongan berkomitmen penuh untuk menjadikan daerah ini sebagai kabupaten layak anak, demi mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa secara maksimal,” ujar Pak Yes.
Baca juga : Sebanyak 95 Regu Pelajar SMA se-Kabupaten Kediri Antusias Ikuti Lomba Baris-Berbaris Sambut HUT RI ke-80
Ia juga menyoroti sejumlah pencapaian penting, seperti predikat Nindya yang diraih Lamongan dalam penilaian KLA tahun 2023, serta masuknya Lamongan ke dalam lima besar penerima penghargaan Pencegahan Perkawinan Anak (PPA) Award 2025.
“Peringatan HAN ini harus menjadi refleksi bersama untuk terus mengawal pemenuhan hak anak, termasuk hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, serta hak untuk berpartisipasi,” imbuhnya.
Kepala DP3A Kabupaten Lamongan, Umuronah, menegaskan bahwa peringatan HAN tahun ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan ruang aktualisasi diri anak dalam proses pembangunan karakter dan penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
“Kami ingin anak-anak diberi ruang untuk berkreasi, menyampaikan pendapat, dan ikut terlibat aktif dalam proses pembangunan. Anak-anak adalah aset masa depan bangsa,” tegasnya.
Baca juga : Pustaka Winatra Jadi Magnet Literasi Warga Banaran Kediri
Dengan mengusung tema nasional “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, Pemerintah Kabupaten Lamongan menyatakan keseriusannya dalam mewujudkan ekosistem yang mendukung anak untuk tumbuh secara sehat, cerdas, dan bahagia.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





