Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan dehidrasi di musim kemarau. Cuaca panas dan debu yang beterbangan berpotensi membawa virus maupun bakteri penyebab penyakit.
Kepala Dinkes Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khatib, menekankan pentingnya menjaga kesehatan tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi.
“Dehidrasi bisa menyebabkan tubuh kolaps. Minum cukup air sangat dianjurkan agar daya tahan tubuh tetap kuat menghadapi cuaca panas,” jelasnya, Senin (22/9).
Gejala ISPA, lanjut Khatib, umumnya ditandai dengan demam, sakit kepala, nyeri saat menelan, menurunnya nafsu makan, dan rasa lemas. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, mulai balita, anak-anak, hingga orang dewasa.
Baca juga : PMI Kota Kediri Mulai Beroperasi di Gedung Baru Jalan Semampir Gang 1, Resmi Dibuka pada HUT ke-80
Selain menjaga asupan cairan dan makanan bergizi, ia juga menyarankan penggunaan masker serta pelindung diri seperti topi untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung.
“Masker membantu mencegah bakteri dan virus masuk melalui hidung maupun mulut. Meski terlihat sederhana, langkah ini sangat mendukung kesehatan sehari-hari di musim kemarau,” tambahnya.
Khatib juga mengingatkan agar masyarakat tidak menyepelekan ISPA. Jika gejala tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter atau rumah sakit terdekat.
Baca juga : Barista Asal Kediri Kelola 15 Outlet Kayuhan Caffe, Begini Cerita Perjuangannya
“Bila dibiarkan, ISPA bisa bertambah parah, apalagi jika ada penyakit penyerta. Penanganan cepat akan mencegah gangguan aktivitas lebih lanjut,” tegasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin






