Kediri, LINGKARWILIS.COM β Operasi Keselamatan Semeru 2025 terus digelar di Kabupaten Kediri hingga 23 Februari 2025. Operasi yang berlangsung selama dua pekan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di wilayah tersebut.
Salah satu fokus utama dalam operasi ini adalah penindakan terhadap pelanggar yang terekam sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobil.
KBO Satlantas Polres Kediri, Ipda Suhendra, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sebanyak 225 pelanggaran telah terdeteksi melalui ETLE mobil. Selain itu, petugas juga memberikan teguran langsung kepada 4.669 pelanggar yang terjaring selama operasi berlangsung.
Baca juga :Β KPU Kabupaten Kediri Gelar Diskusi Kelompok, Ini Catatan Selama Penyelenggaraan Pemilu 2024
“Kami memberikan teguran kepada pelanggar serta edukasi mengenai pentingnya menggunakan kendaraan sesuai standar agar kesalahan yang sama tidak terulang,” jelasnya kemarin.
Dari data yang diperoleh, mayoritas pelanggar merupakan remaja berusia 16-25 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran berlalu lintas di kalangan muda masih perlu ditingkatkan, terutama dalam penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Menurut Ipda Suhendra, dua titik lokasi dengan jumlah pelanggaran terbanyak berada di Jalan PB Sudirman, Pare, serta wilayah Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih.
“Kedua kawasan ini memiliki arus lalu lintas yang cukup padat, sehingga pelanggaran lebih sering terjadi,” ungkapnya.
Baca juga :Β IWAPI Kabupaten Kediri Gelar Raker I, Dorong UMKM Perempuan Lebih Berdaya, Kadiskopusmik Beri Apresiasi
Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan dalam operasi ini adalah pengendara yang tidak menggunakan helm. Selain itu, banyak pula pengendara yang menggunakan kendaraan tidak sesuai standar, seperti motor dengan knalpot brong atau modifikasi yang melanggar aturan.
Ipda Suhendra menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya bertujuan untuk menindak pelanggar, tetapi juga sebagai langkah preventif agar masyarakat lebih tertib dalam berlalu lintas.
“Operasi ini kami gelar menjelang bulan Ramadan agar situasi lalu lintas tetap kondusif dan aman,” tambahnya.
Selain melakukan penindakan, Satlantas Polres Kediri juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Diharapkan, dengan adanya operasi ini, pengendara semakin sadar akan risiko kecelakaan akibat kelalaian dalam berlalu lintas.
Operasi Keselamatan Semeru 2025 masih akan berlangsung hingga pekan depan. Masyarakat diimbau untuk lebih disiplin dalam berkendara dan menaati peraturan lalu lintas guna menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua pengguna jalan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Operasi ini bertujuan menjaga kondisi lalu lintas tetap aman dan nyaman menjelang Ramadan,” pungkas Ipda Suhendra.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin





