Operasi Ketupat Semeru 2026, Volume Kendaraan di Tulungagung Tembus 15 Ribu per Jam

Operasi Ketupat Semeru 2026, Volume Kendaraan di Tulungagung Tembus 15 Ribu per Jam
Petugas Satlantas Polres Tulungagung saat melakukan pengaturan di ruas Simpang Tiga Jetaan selama Operasi Ketupat Semeru 2026 (isal)

TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM – Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, arus lalu lintas di wilayah Tulungagung mengalami peningkatan signifikan, terutama di kawasan perkotaan. Meski demikian, arus menuju destinasi wisata justru terpantau relatif lenggang.

Kasatlantas Polres Tulungagung, Taufik Nabila, mengungkapkan bahwa selama 13 hari operasi, volume kendaraan mencapai sekitar 15 ribu unit per jam. Rinciannya, sekitar 10 ribu kendaraan roda dua dan 5 ribu kendaraan roda empat melintas setiap jam di sejumlah ruas jalan utama.

Beberapa titik dengan volume tertinggi antara lain Jalan Panglima Sudirman, Jalan Mayor Sujadi, Jalan Ki Mangun Sarkoro, hingga Jalan Patimura yang mencatat angka paling tinggi.

Meski volume kendaraan meningkat, kondisi lalu lintas secara umum masih terkendali. Kepadatan hanya terjadi di titik tertentu seperti Simpang Tiga Jetaan dan Simpang Empat Cuwiri, terutama pada waktu sore hari serta momen H-1 dan H+1 Lebaran.

Baca juga : Seniman Jaranan Kediri Juga Mengadu ke Wali Kota, Tuntut Evaluasi hingga Pencopotan Kadisbudparpora

Untuk mengantisipasi kemacetan, petugas Satlantas melakukan rekayasa lalu lintas di lapangan, termasuk pengaturan arus kendaraan dan penyesuaian durasi lampu lalu lintas. Salah satunya di Simpang Tiga Jetaan, di mana durasi lampu dari arah tertentu ditambah hingga 50 detik.

“Upaya ini cukup efektif untuk mengurai kepadatan sehingga arus lalu lintas tetap bergerak dan tidak terjadi kemacetan,” jelasnya.

Selain kawasan perkotaan, petugas juga memantau jalur wisata, khususnya Jalur Lintas Selatan (JLS). Namun, hasil pemantauan menunjukkan bahwa kawasan wisata seperti Pantai Gemah, Pantai Popoh, hingga Mulyosari tidak mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan.

Baca juga : OJK Kediri Tuntaskan GERAK Syariah Ramadan 2026, Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan

Menurut Taufik, tren masyarakat pada Lebaran tahun ini lebih banyak dimanfaatkan untuk bersilaturahmi di dalam kota dibandingkan bepergian ke tempat wisata.

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D