KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Aktivitas sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, dibubarkan petugas gabungan, Sabtu (7/11/2026) malam hingga Minggu (8/11/2026) dini hari.
Penertiban tersebut dilakukan melalui patroli gabungan yang melibatkan Satpol PP Kabupaten Kediri, Polsek Ngasem, dan Satlantas Polres Kediri. Petugas menyisir sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Ngasem, terutama kawasan Monumen SLG yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda.
Saat melintas di sekitar monumen, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga tengah bersiap melakukan balap liar. Namun, mengetahui kedatangan petugas, mereka langsung membubarkan diri dan meninggalkan lokasi.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan aktivitas balap liar perlu dicegah karena berpotensi mengganggu ketertiban umum sekaligus membahayakan keselamatan masyarakat.
Baca juga : Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 9.641 Calon Jemaah
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas, tetapi juga berpotensi memicu persoalan lain, seperti penyalahgunaan narkoba dan tawuran antarkelompok. Karena itu, pengawasan dan penertiban perlu dilakukan secara berkala.
“Saat kami datang, mereka langsung bubarkan diri. Bermalam minggu boleh namun tidak hingga dini hari dan kebut-kebutan hingga mengganggu ketertiban masyarakat. Kita imbau orang tua agar memantau anak-anaknya saat bermalam minggu,” jelasnya.
Setelah melakukan pemantauan di kawasan SLG, petugas gabungan melanjutkan patroli menuju Jalan Soekarno Hatta, Tepus. Kawasan tersebut menjadi salah satu perhatian karena terdapat sejumlah fasilitas penting, mulai dari kantor bupati, perkantoran pemerintah dan swasta, gedung publik, hingga objek vital lainnya.
Khaleb menjelaskan, patroli di jalur tersebut bertujuan memastikan situasi keamanan tetap terjaga sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindak kriminalitas di jalanan.
Selain melakukan pengawasan, petugas juga mengajak masyarakat yang berkunjung ke kawasan SLG untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Baca juga : Hadapi Tekanan Ekonomi Global, BI Kediri Ajak Masyarakat Tetap Optimistis
Pengunjung diimbau tidak terlalu lama berada di lokasi hingga larut malam. Jika aktivitas sudah selesai, masyarakat sebaiknya segera meninggalkan kawasan tersebut guna mengurangi risiko menjadi korban tindak kejahatan.
“Patroli gabungan ini digelar untuk mencegah tindak aksi kejahatan jalanan. Di sisi lain, kami mengimbau pengunjung di kawasan SLG untuk ikut menjaga Kamtibmas. Sekiranya sudah larut hendaknya segera tinggalkan lokasi untuk mengurangi adanya kemungkinan jadi korban kejahatan,” katanya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





