Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pencegahan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri dilakukan dengan serius
Sinergi berbagai elemen dilakukan untuk menentukan strategi bersama dalam pencegahan penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk tersebut.
Sinergi salah satunya diwujudkan dengan berkumpul di balai Kelurahan Banaran, Jumat (10/5/2024). Diantaranya dari Tim Penggerak PKK, BABINSA, BABINKAMTIBMAS, Kader Kesehatan serta RT/RW setempat.
Pemerintah Kelurahan Banaran komitmen akan massif memberikan edukasi pada warga akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat.Kepala Kelurahan Banaran, Dumadi S.IP, menegaskan pentingnya menerapkan gerakan 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur) sebagai langkah preventif utama.
“Diperlukan terus-menerusnya upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gerakan 3M dalam mencegah DBD,” ungkap Dumadi S.IP.
Baca juga : Flu Singapura Sudah Menyerang Madura dan Surabaya, Dinkes Kabupaten Kediri Imbau Warga Waspada
Dumadi menambahkan, masih banyak yang mengira bahwa fogging sudah cukup untuk mencegah DBD, padahal hanya efektif untuk membunuh nyamuk dewasa.
“Meskipun terdapat beberapa kasus DBD pada tahun 2024 ini, namun tidak ada korban jiwa. Dengan komitmen dan sinergitas ini, diharapkan Kelurahan Banaran akan menjadi lebih sehat dan bebas dari DBD,” pungkasnya.***Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin
Editor : Hadiyin






