Tulungagung, LINGKARWILIS.COM –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berencana menambah fasilitas penerangan jalan umum (PJU) pada tahun 2026. Program tersebut akan difokuskan pada ruas jalan kabupaten yang hingga kini belum memiliki lampu penerangan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Panji Putranto, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih berada pada tahap perencanaan. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah survei langsung ke lapangan untuk memetakan lokasi yang membutuhkan penambahan PJU.
“Penambahan PJU di ruas jalan kabupaten sudah kami rencanakan tahun ini. Saat ini masih tahap perencanaan dan akan diawali dengan survei lapangan,” ujar Panji, Rabu (14/1/2026).
Ia menjelaskan, survei tersebut bertujuan menentukan skala prioritas pemasangan PJU, khususnya pada ruas jalan kabupaten yang selama ini belum memiliki penerangan. Jalan-jalan tersebut dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi, baik dari sisi keselamatan lalu lintas maupun potensi tindak kriminal.
Baca juga : Hadapi Babak 16 Besar Liga 4 Jatim, Persedikab Kediri Beri Waktu Istirahat Pemain
“Keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama. Kondisi jalan yang gelap berisiko memicu kecelakaan dan rawan kriminalitas,” katanya.
Panji mencontohkan, beberapa ruas jalan kabupaten yang belum dilengkapi PJU di antaranya berada di Desa Pelen, Kecamatan Campurdarat, dengan panjang sekitar dua kilometer. Selain itu, terdapat pula ruas jalan di Desa Sodo, Kecamatan Pakel, sepanjang kurang lebih empat kilometer yang juga belum terpasang lampu penerangan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh lokasi tetap harus melalui tahapan survei. Selain faktor belum adanya PJU, kepadatan arus lalu lintas juga menjadi salah satu indikator penentuan prioritas pemasangan.
“Jadi bukan hanya karena belum ada PJU, tetapi ruas jalan dengan lalu lintas padat juga akan menjadi perhatian utama,” jelasnya.
Selain hasil survei lapangan, Dishub Tulungagung juga membuka ruang partisipasi masyarakat dengan menerima usulan lokasi pemasangan PJU melalui media sosial resmi. Terkait besaran anggaran, Panji menyebut masih menunggu rampungnya proses perencanaan.
Baca juga : GRIB Jaya Kota Kediri Gelar Aksi Berantai, Ini Tuntutannya
“Untuk kebutuhan anggaran masih belum bisa kami pastikan, karena harus menuntaskan perencanaan terlebih dahulu,” pungkasnya.***
Reporter : Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin






