JOMBANG, LINGKARWILIS.COM — Kegiatan belajar mengajar di SDN Plosogenuk 1, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, terpaksa dialihkan ke area parkir sekolah. Langkah darurat ini dilakukan setelah atap empat ruang kelas mengalami kerusakan berat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Sedikitnya 49 siswa kelas 4 dan 5 kini harus mengikuti pelajaran dan ujian di tempat parkir milik guru dan siswa. Kondisi ini tentu jauh dari ideal, terlebih saat cuaca panas menyengat maupun hujan turun.
Pantauan di lokasi menunjukkan, sebagian besar ruang kelas dalam kondisi memprihatinkan. Plafon jebol, genteng rontok, serta kayu penyangga atap tampak rapuh. Bahkan, satu ruang kelas telah ambruk sepenuhnya dan tak lagi bisa digunakan.
Kepala SDN Plosogenuk 1, Lusi Dian Winari, mengatakan langkah evakuasi dilakukan demi keselamatan siswa dan guru.
Baca juga : DPRD Jatim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Kediri–Blitar
“Hari ini ruang belajar yang sebelumnya hanya tiga kami kosongkan, ditambah satu lagi karena atapnya mulai bergelombang dan berpotensi roboh. Kelas 5 kami tempatkan di area parkir siswa, sementara kelas 4 di parkiran guru,” jelasnya, Kamis (13/11/2025).
Menurut Lusi, pihak konsultan dari dinas pendidikan telah meninjau bangunan sekolah dan memutuskan empat ruang kelas akan segera direhabilitasi. Namun, jadwal pasti pelaksanaan perbaikan masih menunggu keputusan lebih lanjut.
“Kami belum tahu kapan proses perbaikan dimulai. Setelah tuntas, anak-anak tentu akan kembali belajar di ruang kelas seperti biasa,” tambahnya.
Baca juga : Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLHKP Kota Kediri Tebang Pohon Tua di Kecamatan Pesantren
Bangunan SDN Plosogenuk 1 diketahui telah berdiri lebih dari 20 tahun dan belum pernah mengalami renovasi besar. Pihak sekolah berharap rehabilitasi dapat segera direalisasikan, agar kegiatan belajar mengajar bisa kembali berlangsung secara aman dan nyaman bagi para siswa.***
Reporter: Agung Wahyudi
Editor: Hadiyin




