Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Satpol PP Kabupaten Ponorogo sedang melakukan langkah antisipasi untuk menjaga sterilnya perayaan Grebeg Suro dari pengamen dan pengemis yang sering beroperasi di alun-alun dan jalan-jalan protokol.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah acara berskala nasional tersebut menjadi ajang bagi para pengamen dan pengemis, terutama yang berasal dari luar daerah, untuk mencari keuntungan.
Kabid Trantib Satpol PP Ponorogo, Subiantoro, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan patroli rutin di alun-alun dan mendirikan pos pengawasan di beberapa titik strategis di jalan protokol.
Baca juga :Β Liburan Sekolah? Ini 7 Pilihan Wisata Kediri untuk Mengisi Kegiatan Anak Supaya Tidak Bosan di RumahΒ
“Titik-titik tersebut termasuk di Jalan HOS Cokroaminoto sisi selatan dan perempatan pasar Legi Ponorogo, yang sering kali menjadi lokasi para pengamen dan pengemis beraktivitas,” jelasnya, Kamis (27/6/2024).
Subiantoro menyebutkan bahwa selama satu bulan terakhir, Satpol PP telah mengamankan sebanyak 10 orang pengamen dan pengemis dari luar Ponorogo.
Posisi pos pengawasan di HOS Cokroaminoto dan perempatan pasar Legi dimaksudkan untuk mengawasi beberapa jalan penting seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gajah Mada, Jalan Urip Sumoharjo, dan Jalan HOS Cokroaminoto. Selain itu, Satpol PP juga akan rutin menggelar operasi di kawasan alun-alun.
Baca juga :Β Rekomendasi Wisata Kediri untuk Mengisi Liburan Sekolah Anak, Udah Pernah Mampir Kesini?Β
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada para pengamen dan pengemis, serta melaporkan kegiatan mereka jika melihat hal yang mencurigakan,” tandasnya.
Langkah-langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan Grebeg Suro serta memastikan acara berjalan dengan lancar tanpa gangguan dari pihak-pihak yang tidak diinginkan.***
Reporter : Sony Prastyo
Editor : Hadiyin





