Malang, LINGKARWILIS.COM β Seorang sopir truk pengangkut tebu ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya yang terparkir di Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Senin (20/7/2026) pagi. Hasil pemeriksaan awal kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Korban diketahui bernama Lulus Andrianto (38), warga Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Jenazah pertama kali ditemukan setelah petugas keamanan Pabrik Gula (PG) Kebonagung berusaha membangunkan korban yang berada di dalam truk.
Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 06.45 WIB ketika petugas keamanan melihat sebuah truk pengangkut tebu terparkir di tepi jalan.
Petugas bermaksud meminta sopir memindahkan kendaraan ke area penempatan. Namun, saat dibangunkan, korban tidak memberikan respons.
Baca juga :Β Dua Aksi dengan Aspirasi Berbeda Warnai Kantor Perhutani KPH Kediri, 400 Personel Gabungan Amankan Situasi
“Petugas keamanan bermaksud meminta sopir memindahkan kendaraan ke area penempatan. Namun saat dibangunkan, korban tidak merespons. Rekan sesama sopir kemudian ikut membantu mengecek kondisi korban sebelum akhirnya tim kesehatan memastikan korban telah meninggal dunia dan kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Pakisaji,” ujar AKP Budiono, Senin (20/7/2026).
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Pakisaji bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Malang segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi.
Dari hasil pemeriksaan, korban ditemukan dalam posisi terlentang di belakang jok truk. Polisi juga memastikan tidak ada barang milik korban yang hilang maupun indikasi kekerasan pada tubuhnya.
“Hasil pemeriksaan di lokasi tidak ditemukan indikasi tindak pidana. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi, dan berdasarkan keterangan keluarga, mereka juga menolak dilakukan autopsi serta telah membuat surat pernyataan penolakan,” jelas Budiono.
Baca juga :Sampah Dibakar Tanpa Pengawasan, Tumpukan Sepah Tebu di Ngadiluwih Kediri Terbakar
Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Polisi menegaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan unsur kekerasan maupun dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
“Penanganan dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab kematian. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan unsur kekerasan maupun dugaan tindak pidana dalam peristiwa ini,” pungkas Budiono.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor: Hadiyin





