Aksi Sabetan Selang dan Sajam di Babat Lamongan, Lima Remaja Diamankan Polisi

Aksi Sabetan Selang dan Sajam di Babat Lamongan, Lima Remaja Diamankan Polisi
Lima terduga pelaku diamankan di Polsek Babat Polres Lamongan.(Ist)

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Aksi kekerasan di jalan yang diduga melibatkan anggota perguruan pencak silat kembali terjadi di Kabupaten Lamongan. Polsek Babat mengamankan lima remaja yang diduga terlibat penyerangan terhadap dua pengendara sepeda motor di Jalan Raya Babat-Lamongan, Desa Gembong, Kecamatan Babat, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dua korban dalam kejadian tersebut masing-masing berinisial FNR (18) dan AAP (16), keduanya merupakan warga Desa Duri Wetan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan.

Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrulloh mengatakan, peristiwa bermula ketika kedua korban melintas di Jalan Raya Babat-Lamongan dengan mengendarai sepeda motor secara terpisah.

Saat berada di sekitar kawasan Toko Toserba Sunan Drajat, Desa Gembong, keduanya didahului tiga pemuda yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat.

Baca juga :Β Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri Sidak SMPN 1 Kras, Minta Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Menurut keterangan polisi, salah seorang pemuda tersebut kemudian diduga menyabet tangan salah satu korban menggunakan potongan selang. Setelah itu, korban lainnya yang mengendarai Honda Megapro juga diduga menjadi sasaran sabetan.

“Salah satu pelaku diduga menyabet tangan korban menggunakan potongan selang. Setelah itu, mereka kembali menyabet korban lainnya yang mengendarai sepeda motor Honda Megapro,” ujar Kompol Chakim Amrulloh.

Tidak terima mendapat perlakuan tersebut, kedua korban kemudian mengejar rombongan pemuda itu hingga ke Cafe Asuro di Desa Datinawong, Kecamatan Babat.

Di lokasi tersebut, dua orang yang diduga terlibat berhasil diamankan warga yang berada di sekitar kafe. Sementara seorang lainnya sempat melarikan diri.

Petugas Polsek Babat yang mendapat laporan melalui layanan darurat 110 kemudian mendatangi lokasi. Dua remaja yang telah diamankan warga dibawa ke Mapolsek Babat. Polisi selanjutnya melakukan pencarian terhadap satu terduga pelaku yang kabur hingga akhirnya berhasil ditemukan.

Baca juga :Β BMKG : Hujan Saat Musim Kemarau di Kediri Dipicu Gelombang Rossby, Kondisi Dinilai Normal

Dari pemeriksaan awal, ketiga remaja tersebut mengaku berangkat dari Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, bersama dua rekannya. Dengan demikian, total kelompok tersebut berjumlah lima orang.

Kelompok itu diketahui menggunakan dua sepeda motor. Satu unit Honda Beat ditumpangi tiga orang, sedangkan dua lainnya mengendarai Yamaha Vixion.

Polisi juga menemukan informasi bahwa kelompok tersebut membawa sejumlah benda yang diduga digunakan dalam aksi penyerangan, yakni gir yang diikat menggunakan tali ban bekas, potongan selang, serta senjata tajam jenis celurit.

“Seluruh terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan. Namun barang bukti berupa celurit dan potongan selang telah dibuang setelah digunakan saat kejadian,” terang Kapolsek.

Lima remaja yang diamankan masing-masing berinisial AZ (16), MNKR (17), RH (17), MQA, dan MA (14). Seluruhnya diketahui merupakan warga Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan satu barang bukti berupa gir yang telah dipasangi tali berbahan ban bekas dan diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Saat ini, kelima remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polsek Babat. Polisi melakukan pendalaman untuk mengungkap secara lengkap rangkaian kejadian serta memastikan proses hukum terhadap para terduga pelaku.***

Reporter: Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *