Dana PIP Siswa Diduga Dipotong, SMAN 1 Pace Bantah Ada Pemotongan

Dana PIP Siswa Diduga Dipotong, SMAN 1 Pace Bantah Ada Pemotongan
Imam Gunung guru sekaligus pengurus perpustakaan SMA Negeri 1 Pace. (muji)

Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SMAN 1 Pace, Kabupaten Nganjuk, kembali menjadi sorotan. Pihak sekolah membantah adanya pemotongan dana PIP siswa sebesar Rp1,5 juta yang disebut-sebut terjadi setelah pencairan dana di bank.

Salah seorang guru yang juga bertugas sebagai petugas perpustakaan SMAN 1 Pace, Imam Gunung, menyampaikan bantahan tersebut saat dikonfirmasi awak media pada Senin (3/8/2026).

Menurut Imam, tidak ada pemotongan dana PIP siswa sebagaimana informasi yang beredar. Namun, ia menyarankan agar persoalan tersebut dikonfirmasikan lebih lanjut kepada pihak humas sekolah.

“Sebenarnya kalau masalah itu enggak ada pemotongan ini. Nanti konfirmasinya sama Bu Debby, humas saja. Itu kan enggak ada pemotongan, kayaknya gitu,” ujar Imam.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun awak media setelah pencairan dana PIP di Bank BNI Tanjunganom, terdapat seseorang yang disebut sebagai pengantar siswa ke bank. Orang tersebut disebut mengenakan seragam ASN dan diduga berkaitan dengan proses pencairan dana.

Baca juga : Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri Sidak SMPN 1 Kras, Minta Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Saat ditanya mengenai sosok tersebut, Imam menyebut keberadaannya kemungkinan hanya untuk mengantar siswa. Namun, ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut dan kembali mengarahkan konfirmasi kepada bagian humas sekolah.

“Kalau itu mengantarkan kayaknya,” jawabnya.

Imam kemudian menyampaikan bahwa kondisi SMAN 1 Pace saat ini menghadapi persoalan terkait jumlah peserta didik baru. Ia menyebut kuota siswa yang tersedia belum terpenuhi secara maksimal.

“Ya nanti konfirmasi sama Bu Debby saja, di sini itu sebenarnya kekurangan murid,” tambahnya.

Menurut Imam, daya tampung siswa kelas 10 di SMAN 1 Pace sebenarnya mencapai 250 orang. Namun, pada tahun ini jumlah siswa yang terisi baru sekitar 220 orang.

Hingga berita ini ditulis, pihak sekolah melalui bagian humas belum memberikan penjelasan lebih rinci terkait dugaan pemotongan dana PIP tersebut.***

Editor: Muji Hartono

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *