JOMBANG, LINGKARWILIS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang mulai mempersiapkan kebijakan pendidikan dasar untuk tahun 2026. Salah satu fokus utama yang ditekankan adalah sinkronisasi antara program kerja dinas dengan perencanaan kegiatan serta anggaran di tingkat sekolah dasar.
Komitmen tersebut disampaikan melalui kegiatan sosialisasi Program Kerja Bidang Pembinaan Sekolah Dasar yang berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu (27–28/1/2026), bertempat di Gedung Kesenian Kabupaten Jombang. Kegiatan ini diikuti oleh para pengawas serta kepala SD negeri dan swasta se-Kabupaten Jombang.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ditemukan ketidaksesuaian antara perencanaan anggaran sekolah dengan program yang telah dirancang oleh dinas. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat efektivitas pelaksanaan kebijakan pendidikan.
Baca juga : SPPG Kedua Polres Kediri di Plosoklaten Resmi Berjalan, Layani Hingga 29 Sekolah
“Perencanaan anggaran di satuan pendidikan harus sejalan dengan program kerja Bidang Pembinaan SD. Setiap kegiatan tentu memerlukan dukungan pendanaan yang jelas,” kata Rhendra, Rabu (28/1/2026).
Tak hanya aspek teknis, Rhendra juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam menjaga soliditas dan kinerja tim di lingkungan sekolah. Menurutnya, perbedaan karakter maupun sudut pandang di antara warga sekolah adalah hal yang wajar, namun tidak boleh mengganggu jalannya program.
“Di sinilah kepemimpinan kepala sekolah diuji. Pendekatan yang humanis sangat diperlukan agar perbedaan tidak menjadi penghambat,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, Disdikbud Jombang turut menghadirkan Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Supartini, yang menyoroti pentingnya keterkaitan antara program pembinaan sekolah dasar dengan pengembangan kompetensi guru serta tenaga kependidikan.
Adapun program prioritas Bidang Pembinaan SD meliputi penguatan sarana dan prasarana, pengembangan kelembagaan sekolah, pembinaan minat dan bakat siswa, peningkatan kreativitas, hingga pengembangan karier pendidik.
Baca juga : Hadapi Puncak Cuaca Ekstrem, DLH Kabupaten Kediri Petakan Jalur Pohon Rawan Tumbang
Melalui penyamaan persepsi ini, Disdikbud berharap seluruh sekolah dasar memiliki pemahaman yang seragam terhadap arah kebijakan pendidikan 2026, sehingga implementasinya dapat berdampak nyata pada peningkatan kualitas pendidikan dasar.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





